Akupun Jatuh Cinta Kepada Guru Mulia KH. Hasyim Muzadi

fbshuniyya

Penulis: Shuniyya Ruhama
(Pengajar PPTQ Al Istiqomah Weleri-Kendal dan Murid Mbah Wali Gus Dur)

Atorcator.Com – Sosok kharismatik Guru Mulia KH Hasyim Muzadi sungguh luar biasa. Tercatat
dalam ingatan ini, tidak banyak pertemuan bersama beliau di Jakarta dalam kurun
2006-2009. Namun, dari pertemuan tersebut menjadi kenangan indah yang luar
biasa.

Pertemuan pertama adalah ketika hendak sowan Mbah Wali Gus Dur di Kantor PBNU.
Waktu itu beliau sedang ada rapat urgent sehingga yang tidak berkepentingan
tidak bisa menemui beliau. Sambil menunggu, ada tamu dari beberapa komunitas
minoritas untuk berdialog dengan Guru Mulia KH Hasyim Muzadi.

Karena ada beberapa yang kenal, sayapun bergabung. Dalam pertemuan inilah, saya
โ€œjatuh cintaโ€ dengan Guru Mulia. Beliau membuka acara dengan sangat rapi,
teratur dan memberikan penjelasan dengan bahasa yang lugas, sederhana, mudah
dimengerti.

Baca juga:  Menyambut Haul Pertama Dr. KH. Ahmad Hasyim Muzadi

Waktu itu saya juga diminta membantu sahabat untuk memberikan penjelasan.
Beliau tampak menyimak dengan seksama dan penuh perhatian. Persis sekali dengan
sikap bijaksana seorang ayah yang sedang mendengarkan curahan hati dari
anak-anaknya.

Kemudian, beliau memberikan jawaban yang bijaksana sekali. Bahwa NU akan tetap
mengawal keberagaman, akan merawat kebhinekaan Indonesia. Namun, tegas Guru
Mulia, NU juga tetap akan memfilter segala yang bertentangan dengan ajaran
Islam. Misalnya, budaya kebebasan tanpa batas yang kebablasan dan sejenis itu
bukan bagian dari keberagaman.

Related Posts