Ketika Guru dan Murid Berbeda Pendapat Tentang Keilmuan

Kompas



Penulis: Kanthongumor


Atorcator.Com – Suatu ketika ada seorang murid berbeda pendapat dengan gurunya dalam satu permasalahan. Hal itu terjadi ketika sang guru sedang menyampaikan pelajaran di sebuah Masjid.



Karena perbedaan itu, sang murid berdiri marah dan keluar meninggalkan pelajaran yang sedang disampaikan oleh gurunya. Dia pergi menuju rumahnya.


Ketika waktu malam tiba, sang murid mendengar pintu rumahnya ada yang mengetuk. Ia kemudian bertanya: “Siapa di luar dekat pintu?”.


Yang mengetuk pintu menjawab: “N”.


Sang murid berpikir, dari semua orang yang ia kenal, tidak ada yang bernama N kecuali gurunya. Begitu pintu ia buka, ia sangat terkejut ternyata yang datang malam-malam adalah gurunya.


Sang guru berkata: “Nak, Ratusan masalah mempersatukan kita dan hanya karena satu masalah kita berpisah?”.


“Nak, janganlah engkau berusaha menjadi pemenang dalam setiap debat dan perbedaan pendapat, karena meraih hati lebih utama daripada meraih kedudukan di setiap saat”.


“Nak, janganlah engkau robohkan jembatan yang telah kita bangun dan telah kita lalui bersama, karena bisa jadi jembatan itu akan kita butuhkan lagi untuk kembali pada suatu saat nanti”.


“Nak, bencilah terhadap perbuatan salah, tapi janganlah engkau membenci orang yang berbuat salah”.


“Bencilah terhadap perbuatan maksiat dengan sepenuh hatimu, tapi maafkanlah dan kasihanilah orang yang berbuat maksiat”.


“Nak, kritiklah dan sanggahlah pendapat, tapi tetap hormatilah orang-orang yang berpendapat, karena sesungguhnya tujuan kita sama yaitu memberantas penyakit, bukan memberantas orang-orang yang sakit.

Related Posts