Para Pemenang Pemilu dan Sakaratul Maut

Ilustrasi foto 9Jokowi/Prabowo/)
Penulis: Yanuar Prihatin
Atorcator.Com – Sekarang adalah detik-detik
menjelang pencoblosan Pemilu, 17 April 2019. Khusus bagi caleg, inilah waktu
yang paling menentukan dan menegangkan. Setiap caleg akan menerima takdirnya
masing-masing.
Apakah kita bakal menang atau
kalah? Kita berkaca pada situasi hebat yang dialami setiap manusia pada saat
jelang sakaratul maut. Apa yang terjadi pada saat kematian datang?
Hanya ada dua kemungkinan yang
bakal terjadi. Pertama, ada orang yang menghadapi sakaratul maut dilanda
suasana kebatinan dan kejiwaan yang sangat goncang: gelisah, resah, khawatir,
was was, tidak percaya diri, ragu, emosional, ketakutan, penyesalan, dan
berbagai hal buruk yang secara cepat menyergap batinnya. Inilah pertanda buruk
dalam sakaratul maut yang membawa hasil celaka, derita, gagal dan kalah.
Kedua, menjelang sakaratul maut ada
juga orang yang mengalami suasana kebatinan yang sangat jauh berbeda: tenang,
nyaman, aman, lapang, bahagia, ikhlas, pasrah, berserah diri, yakin dan senyum
yang tulus. Ini adalah pertanda bagi datangnya keselamatan dan kemenangan
hakiki.
Jelang pencoblosan Pemilu, apa yang
berkecamuk dalam hati dan batin kita saat ini? Bila hati berada pada puncak
positif sebagaimana contoh di atas, maka berbahagialah dan bersyukurlah, itu
isyarat datangnya kemenangan.
Namun, jika hari ini kita justru
berada dalam keadaan batin yang sangat negatif, buruk dan tidak menentu maka
itu artinya kita sedang dilanda musibah dan kegelapan. Kekalahan dan kegagalan
segera datang usai pencoblosan Pemilu.
Segera cek dan audit secara jujur,
apa yang sesungguhnya sedang terjadi hari ini dalam batin, pikiran dan rohani
kita. Jangan terprovokasi oleh suasana di luar, peta lapangan, dan kondisi
terakhir di TPS masing-masing. Ini tidak ada kaitan yang nyata dengan
kemenangan atau kekalahan dalam Pemilu.
Allah sudah memberikan kabar dan
isyarat secara jelas di dalam diri masing-masing. Masih ada waktu, segera
kembali kepada posisi batin yang terbaik: netralkan persneling kembali ke titik
nol. Energi batin yang paling positif dikuatkan melalui olah batin yang
panduannya sudah tersedia dalam ajaran agama.
Inilah posisi terhebat bagi seorang
pemenang: menang di dalam diri mendahului kemenangan dalam pencoblosan dan
penghitungan suara.


Sumber: facebook Yanuar Prihatin
  • Yanuar Prihatin Motivator
    CSK

Related Posts