Ketika Wali Allah Menikah

Penulis: Cak As’ad Sadewa
Jumat 19 Juli 2019

Foto: NU.or.id



Dalam Kitab Risalah Qusyairiyah, Bab Syukur diceritakan…


Ada sepasang suami istri yg sudah lama menikah tapi tidak mempunyai anak sampai beliau sepuh atau sudah tua..


Kemudian ada sebagian ulama bertanya pada Wali Allah tersebut tentang keadaannya kok bisa sampai begitu. Lalu beliau bercerita:


Dulu ketika aku masih muda, aku menyukai seorang perempuan putri pamanku (misanan), begitu juga dia suka kepadaku. Dengan rahmat Allah perempuan itu menjadi istriku.


Pada waktu malam pertama, aku berkata,” Kemarilah istriku, kita beribadah dahulu sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah karena telah menjadikan kita suami istri.”


Lalu kami sholat pada malam itu, karena terlalu enak dalam sholat, kita lupa kepada pasangan kita, kita hanya ingat Allah dan kita sholat sampai subuh.


Di malam berikutnya, kejadian ini kembali terulang, dan selama 80 Tahun kejadian itu selalu terulang sampai sekarang.


Kemudian Ulama itu bertanya kepada Istrinya,” Apakah memang seperti itu Wahai Fulanah?


Istrinya yang sudah tua itu menjawab,” Ya, memang seperti apa yang dikatakan suamiku.”


Masya Allah, itulah Hati seorang wali, Jika dia sudah beribadah maka ingatannya hanya Allah. Sampai lupa kepada pasangannya..


Mungkin karena inilah kenapa banyak temanku belum nikah, mereka terlalu khusuk dalam beribadah sampai lupa bahwa kiamat sudah dekat.

Related Posts