Kiai Muhammad Ilyas, Mertua Kiai Hasyim Asy’ari

Kiai Muhammad Ilyas adalah putra Kiai Rofi’i, penghulu di Magetan. Saudara Kiai Ilyas, yaitu Kiai Hasan Mustaram, adalah Penghulu Naib di Slagreng, Magelang. Kiai Hasan Mustaram memiliki beberapa orang putra, antara lain Raden Ngabehi Mangunharso. Nama terakhir ini punya putra bernama Minhajurrahman Joyosugito. Dia awalnya aktivis Muhammadiyah lalu ganti haluan menjadi pendiri dan penggerak Gerakan Ahmadiyah Indonesia. Dia punya anak bernama Prof. Wirjawan Joyosugito, yang merupakan bapak dari Gita Wirjawan, menteri perdagangan era SBY.

Kiai Muhammad Ilyas yang dimakamkan di kompleks makam Kiai Ageng Basyariyah, Sewulan, Dagangan, Madiun ini punya 2 anak. Pertama, Nyai Nafiqoh yang diperistri KH. Hasyim Asy’ari, dan melahirkan KH. A. Wahid Hasyim, Menteri Agama RI dalam beberapa kabinet.

Anak keduanya, Kiai Imam Muhammad Qalyubi, kelak menjadi penghulu Surabaya. Nama terakhir ini punya putra yang juga bernama KH. Muhammad Ilyas, ulama sekaligus birokrat yang kelak menjadi Menteri Agama RI (1955-1959). Setelah itu, Kiai Ilyas menjadi duta besar di Arab Saudi. Kefasihannya dalam berbahasa Arab sangat mengesankan di mata Raja Saud bin Saud bin Abdul Aziz.

Kiai Ilyas berbesanan dengan KH. Saifuddin Zuhri, juga menempati jabatan yang sama (1962-1967). Kelak, di kesempatan lain, menantunya, yaitu KH. Maftuh Basyuni juga menjabat sebagai Menteri Agama RI di Kabinet Indonesia Bersatu 2004-2009. Selesai? Belum, putra besannya, Lukman Hakim Saifuddin Zuhri juga pernah menjabat sebagai Menteri Agama.

Hubungannya semakin unik karena di kemudian hari ada tiga Menteri Agama yang saling berbesanan: Kiai Wahid Hasyim menikahkan anaknya, KH. Salahuddin Wahid dengan Nyai Farida binti KH. Saifuddin Zuhri. Lalu Kiai Saifuddin Zuhri menikahkan anaknya, Adib, dengan Yulianti Rasyida binti KH. Muhammad Ilyas. Lalu Wiwik Zakiah, anak Kiai Ilyas lainnya, punya suami KH. Maftuh Basyuni, Menteri Agama.

Related Posts