Pesan Guru Sekumpul dan Kisah Nike Ardilla Menemukan Ketenangan Batin

Abah Guru Sekumpul dikenal sebagai ulama’ yang memberikan kasih sayang kepada siapa saja. Semua tamu mendapatkan perlakuan yang istimewa, terlebih para anak cucu Rasulullah SAW. Guru Sekumpul mempratikkan ajaran Nabi Muhammad untuk selalu menebarkan Islam yang penuh kasih sayang, memberikan kesejukan hati dan mendamaikan semua manusia.

Salah satu murid Abah Guru Sekumpul adalah seorang artis fenomenal Indonesia, namanya Nike Ardila. Dia adalah penyanyi pop paling masyhur di era 1990-an. Nike Ardila meinggal dalam usia masih muda, 19 tahun, pada 19 Maret 1995. Nike Ardila bahkan dijadikan anak angkat oleh Abah Guru Sekumpul. Terlepas dari kontroversi yang pernah terjadi dalam diri Nike Ardila, tapi sosok Abah Guru Sekumpul berada dalam hati Nike. Pesan-pesan Abah Guru Sekumpul menancap di hati Nike.

Ketika Nike meninggal, banyak menimbulkan tanda tanya. Sehingga pada tahun 2009, penulis (Alfaqir Zain) ziaroh ke kubur Nike Ardila dan silaturrahmi ke rumah ibunya (ibu Nining Ningsihrat). Alfaqir menanyakan kepada ibu beliau tentang amalan Nike Ardila selama hidup sampai dikatakan banyak orang mati dalam menimbulkan karomat.

“Dia tidak punya apa-apa, sholat sering bolong. Tapi dia gak bisa mengejek orang sekalipun dan gak bisa menggaduh masalah orang lain. Serta dia punya ayah angkat yang ada di Banjar, di Sekumpul yang disebut orang “Abah Guru Sekumpul”. Nah, ayah angkatnya itu yang mengajarkan Nike untuk shalat dan wirid. Wirid yang dibaca cuma shalawat 100 x sehari dan istighfar 100x sehari. Itu saja amalan yang Abah Guru Sekumpul berikan kepada Nike,” kata ibunya Nike.

“Dan satu lagi Nike bilang ke saya bahwa ayah angkatnya itu seorang wali. Karena orang Banjar menyebutkan bahwa ayah angkatnya itu wali dan Nike percaya bahwa ayah angkatnya itu wali. Setelah Nike meninggal, saya sering mimpi Nike, bahwa Nike sangat bahagia di sana dan pada tahun 2009 saya mimpi Nike, tapi Nike bersama banyak orang yang pakaian semuanya putih. Kata Nike ke saya, “Ibu, aku di sini bersama ayah angkatku.” Orang sekitar maqom Nike pun sering melihat maqom Nike selalu mengeluarkan cahaya,” lanjut ibunya Nike.

“Nike Ardila cuma penyanyi biasa yang tidak menuntut ilmu sama sekali bahkan shalatpun sering bolong. Cuma dia percaya dengan wali. Cuma modal percaya sama wali dan tidak mengejek keburukan orang lain udah dikasih tuhan kemuliaan,” lanjut ibu Nike penuh haru.

Almarhumah Nike Ardila dimaqomkan di pemakaman keluarga di desa Imbanegara, Ciamis, Jawa Barat. Banyak orang yang ziaroh ke kubur Nike Ardila dan dia dikenang selama-lamanya.

Mari kita sama-sama mendo’akan almarhumah Nike Ardila dan hadiahkan kepadanya dengan berharap kita semua para pecinta Guru Sekumpul juga bisa mati dalam keadaan husnul khatimah dan semoga derajat Nike Ardila ditinggikan oleh Allah.

Mudah-mudahan Berkat Rasulullah, para auliya dan orang-orang sholeh, diampuni segala dzohir bathin seumur hidup, qobul segala hajat, selamat dunia akhirat, husnul khatimah dan masuk surga bighoiri hisaab. Aamiin…!!! [Source: selengkapnya bisa dibaca di BangkitMedia]

Penulis: Muhammad Zainuddin bin H.AbdurRahman, santri Abah Guru Sekumpul.

Related Posts