Surga Neraka Rahasia Allah

Tidak ada orang yang bisa memastikan seseorang masuk surga atau neraka kecuali Nabi saw, itupun berdasarkan wahtu Allah sawt dan jumlahnya tidak banyak.

Jaminan Nabi saw itu ada dua macam, pertama umum kedua khusus. Sahabat Nabi yang disebut oleh Nabi saw pasti masuk surga secara khusus ada dua pertama Person, individu, disebut namanya itu sedikit sekali, diantaranya 10 sahabat yang dijanjikan surga (al-Mubasyarina bil Janah):

“Abu Bakar di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, s bin ARSuf di surga, Sa`ad bin Abī Waqqās di surga, Sa’id bin Zaid di surga, Abu Ubaidah bin al-Jarrah di surga” HR. Ahmad, Tirmidzi dan An-Nasai.

Para ulama menambahkan berdasarkan Hadis lain, “Ibn Mas’ud, Bilal, Tsabit, Ukasah, Sayidina Hasan Husain berdasar hadis, الحسن والحسين شباب أهل الجنة.

Disebut secara khusus tapi kolektif seperti 313 Sahabat yang mengikuti perang badar, 1400 sahabat yang mengikuti Baiat Ridwan, sahabat yang ikut perjanjian Hudaibiah, pasukan perang laut pertama.

Kedua secara umum, yaitu semua sahabat Nabi saw secara umum,

وقال أبو محمد بن حزم رحمه الله: ثم نقطع على أن كل من صحب رسول الله صلى الله عليه وسلم بنية صادقة ولو ساعة، فإنه من أهل الجنة لا يدخل النار لتعذيب، إلا أنهم لا يلحقون بمن أسلم قبل الفتح، وذلك لقول الله عز وجل: لا يستوي منكم من أنفق من قبل الفتح وقاتل أولئك أعظم درجة من الذين أنفقوا

“Ibn Hazm rahimahullah mengatakan, ‘kami memastikan seluruh sahabat yang pernah menyertai Nabi saw dengan dengan niat yang benar walaupun hanya sesaat ia termasuk ahli surga tidak akan masuk neraka untuk disiksa, kecuali sahabat terakhir yang tidak sempat berjumpa dengan sahabat yang masuk Islam sebelum pembebasan kota Mekah, dibedakan karena berdasarkan ayat

لا يستوي منكم من أنفق من قبل الفتح وقاتل أولئك أعظم درجة من الذين أنفقوا.

Kita tidak bisa memastikan seseorang disiksa atau mendapat nikmat, masuk surga atau neraka. Ada ulama yang memperbolehkan membuat dugaan berdasarkan indikator yang ada, akan tetapi tidak boleh memastikan apalagi mempublikasikan bahwa seseorang pasti masuk surga, terlebih lagi tidak boleh memvonis seseorang disiksa atau pasti masuk neraka.

Jangan jadi panitia kiamat, biar Nabi صلى الله عليه وسلم saja, semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di dunia dan akhirat.

Ahmad Tsauri

Related Posts