Aneka Keistimewaan yang Didapat Oleh Orang-orang yang Berpuasa - Atorcator

Aneka Keistimewaan yang Didapat Oleh Orang-orang yang Berpuasa

Edisi kali ini, masih seputar beberapa keistimewaan yang diberikan Allah ﷻ pada orang-orang yang berpuasa dari umat ini. Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani dalam kitab yang sama melanjutkan:

3- Allah ﷻ memberikan pada orang-orang yang berpuasa dua kebahagiaan:

Pertama kebahagian ketika sedang berbuka puasa. Kebahagiaan pertama ini merupakan ungkapan rasa syukur mereka yang sempurna, selaras dengan sempurnanya puasa yang mereka lakukan di hari itu dalam keadaan sehat wa afiyat. Kebahagian ini juga merupakan bagian dari ibadah karena rasa syukur adalah ibadah dan dzikir (ingat) pada Allah ﷻ.

Kedua kebahagian ketika kelak bisa bertemu dengan Allah ﷻ. Kebahagian kedua ini merupakan keteguhan hati mereka akan janji Allah ﷻ dan keyakinan mereka akan diterimanya amal kebajikan mereka dengan mendapatkan pahala yang besar bisa bertemu Allah ﷻ sebagaimana sabda Rasulullah:

ﺇﻥَّ ﻟِﻠﺼﺎﺋِﻢِ ﻓَﺮْﺣَﺘَﻴْﻦِ : ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻓْﻄَﺮَ ﻓَﺮِﺡَ، ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻟَﻘِﻲَ ﺍﻟﻠﻪَ

“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa memiliki dua kebahagian, satu tatkala berbuka puasa dan kedua tatkala bertemu dengan Allah” (HR. Muslim dalan kitab shahihnya).

4- Allah ﷻ menjadikan puasa mereka sebagai kesehatan dan obat dari sekian banyak jenis penyakit. Dalam hadist Nabi ﷺ telah disebutkan:

صُوْمُوا، تَصِحُّوْا

“Berpuasalah, maka kalaian akan sehat”. [HR. At-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir no. 1190 dan al-Mu’jam al-Awsath no. 8312, Abu Nu’am dalam ath-Thibbu an-Nabawi no. 113].

Dan Sayyida Ali bin Abi Thalib ra mengatakan: “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

إنّ اللهَ عزّ وجلّ أَوْحَى إلى نَبِيٍّ من أَنْبِيَاءِ بَنِي إسرَائِيْل: أنْ أَخْبِرْ قومَك، أن لَيْسَ عبدٌ يَصُوْمُ يَومًا، ابْتِغَاءَ وَجْهِيْ، إلاّ أَصْحَحْتُ جِسْمَه، وأَعْظَمْتُ أَجْرَه

“Sesungguhnya Allah ﷻ mewahyukan kepada sebagian Nabi dari bani Israil: Kabarkanlah kepada kaummu, tidak ada seorang hamba yang berpuasa sehari karena mengharapkan-Ku kecuali Aku sehatkan tubuhnya dan Aku agungkan pahalanya.” [HR. al-Baihaqi dalam kitab Sya’bi al-Iman dalam Bab Puasa 214/3 no. 3923].

Adupan rahasia yang tergandung dari penjelasan hadist di atas bahwa sesungguhnya efek positif puasa dalam menjaga kesehatan tubuh dan menguatkan organ bagian dalam sangat luar biasa. Puasa mampu menjaga organ tubuh dari timbunan nutrisi makan yang merusak serta mampu menghilangkannya dan hal itu merupakan penyokong yang paling utama atas ketakwaan seseorang. Sebagaimana firman Allah ﷻ:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al–Baqarah : 183).

5- Allah ﷻ menjadikan puasa mereka sebagai pemaling wajah mereka dari api neraka, maka mereka tidak akan menyaksikan satu pun kejadian di neraka. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ صَامَ يَوْماً فِي سَبِيلِ الله بَعَّدَ الله وَجْهَهُ عَنْ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفً

“Barangsiapa melakukan puasa satu hari di jalan Allah ﷻ (dalam melakukan ketaatan pada Allah), maka Allah ﷻ akan menjauhkannya dari neraka sejauh perjalanan 70 tahun.” (HR. Bukhari no. 2840).

Terdapat riwayat yang lain dari an-Nasa’i melalui jalur Uqabah bin ‘Amir dengan redaksi yang berberda:

باعدَ اللَّهُ منهُ جَهَنَّمَ مَسيرةَ مائةِ عامٍ

“Maka Allah ﷻ akan menjauhkan neraka jahanam darinya sejauh perjalanan 100 tahun.”

Waalahu A’lamu
————————-

✍ Disadur dari kitab Syarfu al-Ummati al-Muhammadiyah karya as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani hal 138-139 Cet Dunia Mega Barokah Utama-Jakarta.

#Part |2| Posted By: Abdul Adzim
Bangkalan, 5 Ramadhan 1441 H

komentar

Related Posts