Al-Azhar Menolak Tesis yang Mempromosikan Wahabisme

Dr. Mahmud Shawi Wakil Dekan Fakultas Dakwah Universitas al-Azhar mengatakan Al-Azhar menolak tesis master yang berjudul ” Aqidah menurut Ibn Munadih”.

Tesis ini memuat faham dan para tokoh Wahabi, yang mengatributkan anggota tubuh (kepada Allah).

Ini adalah tesis kedua yang tidak diluluskan dalam sidang yang pernah diselenggarakan fakultas. Tesis yang disidangkan selama 7 jam tidak berhasil dipertahankan, seluruh anggota sidang sepakat menolak tesis ini.

وأوضح أن الرفض أمر علمى معروف، فالخروج عن المنهج الأزهرى لن يسمح به مطلقاً، والأزهر له منهجه الوسطى، ولا يصح تبنى عقائد تخالف أهل السنة والجماعة

“Wakil dekan menjelaskan penolakan (tidak meluluskan) tesis adalah hal ilmiah, karena keluar dari manhaj (paradigma) al-Azhar sama sekali tidak ditoleransi. Manhaj al-Azhar adalah moderat, dan tidak diperbolehkan mengusung akidah yang berlawanan dengan Ahlu Sunah Waljamaah”.

Ada kampus ditanah air yang berani menolak paham Wahabi secara tegas seperti universitas al-Azhar? Tentu saja tidak, nyaris semua kampus dikuasai kelompok Wahabi.

Gayanya: “ini kan karya akademik, kalau tidak setuju bantah dengan karya yang sama…”, Karya akademik nd*smu. Hhhe. Gak sadar dirinya sudah tertular wabah yang lebih berbahaya dari virus Corona.

Walaupun dengan segala ketegasan Al-Azhar banyak sekali alumninya yang menjadi Wahabi, saya sendiri punya kawan lulusan Azhar yang jadi Wahabi gatek. Apalagi kampus yang gak genah. Gak jelas kelaminnya.

Semua madzhab boleh hidup kecuali wahabisme, karena Wahabi adalah khawarij umat ini dan khawarij selain anti perbedaan paham ini juga gak bisa diajak omong gak bisa diajak dialog.

(Berita lama, tapi baru dan relevan bagi yang baru baca)

Related Posts