Kenapa Kita Harus Membaca Shalawat Pada Baginda Nabi Muhammad Saw? [1]

Sayyid Abu Bakar Utsman bin Muhammad Zainal Abidin Syatha al-Dimyathi al-Bakri atau dikenal sebutan Sayyid Abu Bakar Syatha (1266 H/1849 M-1310 H/1892 M) dalam pengantar karyanya Hasyiyah ‘Ianatu al-Thalibin ala Hilli al-Fadhi Fathu al-Mu’in menyebutkan: “Tidak diragukan bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah wasilah (pelantara) yang agung nan besar bagi kita umat manusia dalam segala kenikmatan yang kita peroleh bahkan Nabi Muhammad ﷺ adalah asal dari terciptannya semua makhluk sebagaimana yang firmankan Allah ﷻ dalam hadits al-Qudsiy:

لَوْلَاكَ لَوْلَاكَ يَا مُحَمّد لما خَلَقْتَ الأَفْلَاك

“Jika bukan karena engkau wahai Muhammad, tidak akan aku ciptakan alam semesta ini.”

Ketahuilah! Telah banyak hadits yang menjelaskan tentang keutamaam membaca shalawat pada Nabi Muhammad ﷺ di antaranya sabda Rasulullah ﷺ:

١- ﻣﻦ ﺻﻠﻰ ﻋﻠﻲ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺏ ﻟﻢ ﺗﺰﻝ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ ﺗﺴﺘﻐﻔﺮ ﻟﻪ ﻣﺎ ﺩﺍﻡ ﺍﺳﻤﻲ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ

“Barang siapa yang bersolawat kepadaku (berupa tulisan) di kitab maka para malaikat tidak henti-hentinya memintakan ampunan untuk orang tersebut selama namaku masih tertulis di kitab tersebut.”

٢- ﻣﻦ ﺳﺮﻩ ﺃﻥ ﻳﻠﻘﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻫﻮ ﻋﻨﻪ ﺭﺍﺽ، ﻓﻠﻴﻜﺜﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ

Barang siapa yang senang bertemu Allah ﷻ dan Allah ﷻ ridha padanya, maka perbanyaklah solawat kepadaku .

٣- ﻣﻦ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ ﻓﻲ ﺣﻴﺎﺗﻪ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺟﻤﻴﻊ ﻣﺨﻠﻮﻗﺎﺗﻪ ﺃﻥ ﻳﺴﺘﻐﻔﺮﻭﺍ ﻟﻪ ﺑﻌﺪ ﻣﻮﺗﻪ .

“Barang siapa yang banyak bersolawat kepadaku di dalam hidupnya, maka Allah ﷻ akan memerintahkan pada semua mahluknya agar memintakan ampunan untuk orang tersebut sesudah matinya.”

٤- ﺃﻛﺜﺮﻭﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ، ﻓﺈﻧﻬﺎ ﻧﻮﺭ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺒﺮ، ﻭﻧﻮﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺼﺮﺍﻁ، ﻭﻧﻮﺭ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ

“Perbanyaklah bersolawat kapadaku, maka sesungguhnya shalawat itu menjadi cahaya di dalam alam kubur, cahaya di atas jembatan di hari qiyamat dan cahaya di surga.”

٥- ﺃﻛﺜﺮﻭﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ ﻓﺈﻧﻬﺎ ﺗﻄﻔﺊ ﻋﻀﺐ ﺍﻟﺠﺒﺎﺭ، ﻭﺗﻮﻫﻦ ﻛﻴﺪ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ

“Perbanyaklah bersolawat kepadaku karena sesungguhnya shalawat itu bisa memadamkan murka Allah ﷻ dan melemahkan tipu daya syetan.”

٦- ﺃﻛﺜﺮﻛﻢ ﺻﻼﺓ ﻋﻠﻲ ﺃﻛﺜﺮﻛﻢ ﺃﺯﻭﺍﺟﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ

Orang yang paling banyak bersolawat kepadaku di antara, maka mereka yang paling banyak istrinya di surga”.

Bersambung…

Waalahu A’lamu

📌Referensi:

📖 Hasyiyah ‘Ianatu al-Thalibin ala Hilli al-Fadhi Fathu al-Mu’in| Sayyid Abu Bakar Syatha| Daru al-Kutub juz 1 hal 11-12
______________________________________
1 #Cinta_Nabi| Posted By: Abdul Adzim
Bangkalan, 20 Ramadhan 1441 H

Related Posts