Kenapa Umat Islam Perlu Menguasai Ekonomi (1) - Atorcator

Kenapa Umat Islam Perlu Menguasai Ekonomi (1)

Ilustrasi; media9

Alasan pertama karena umat Islam yang Shalih adalah orang yang pantas mengelolah bumi termasuk ekonomi. Allah berfirman

وَلَقَدۡ كَتَبۡنَا فِي ٱلزَّبُورِ مِنۢ بَعۡدِ ٱلذِّكۡرِ أَنَّ ٱلۡأَرۡضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ ٱلصَّٰلِحُونَ

“Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Adz-Dzikr (Lauh Mahfuzh), bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang shalih” (Surat Al-Anbiya’, Ayat 105)

وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَيَسۡتَخۡلِفَنَّهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ كَمَا ٱسۡتَخۡلَفَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمۡ دِينَهُمُ ٱلَّذِي ٱرۡتَضَىٰ لَهُمۡ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّنۢ بَعۡدِ خَوۡفِهِمۡ أَمۡنٗاۚ يَعۡبُدُونَنِي لَا يُشۡرِكُونَ بِي شَيۡـٔٗاۚ وَمَن كَفَرَ بَعۡدَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ

“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh, akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh, Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik” (Surat An-Nur, Ayat 55)

Berdasarkan kedua ayat tersebut seharusnya yang mengelola tambang, tanah, laut dan sumber daya ekonomi lainnya adalah umat Islam. Umat Islam harus ingat bahwa ada dua tugas mereka di bumi ini. Pertama, ibadah. Kedua, menjadi khalifah yang bertugas untuk mengelolah sumber daya yang telah Allah siapkan di bumi. Tugas kedua ini yang sering dilupakan dan diabaikan oleh kita sebagai umat Islam. Karena itu, tidak berlebihan jika imam Ghazali menyebut industri-industri pokok yang vital termasuk fardhu kifayah.

فإن أصول الصناعات أيضاً من فروض الكفايات كالفلاحة والحياكة
[أبو حامد الغزالي، إحياء علوم الدين، ١٦/١]

Sesungguhnya industri-industri pokok juga termasuk fardhu kifayah seperti industri pertanian dan tenun

komentar

Related Posts