Tingkatan-Tingkatan Khowariqul ‘Adat (Seri Tauhid Aswaja an-Nahdhiyyah) - Atorcator

Tingkatan-Tingkatan Khowariqul ‘Adat (Seri Tauhid Aswaja an-Nahdhiyyah)

Khowariqul ‘adat adalah kejadian-kejadian luarbiasa yang menembus daya nalar manusia, sehingga kejadian tersebut tidak bisa dimengerti oleh akal atau dianggap mustahil bisa terjadi dengan kekuatan manusia, melainkan semata-mata akibat campur tangan kekuasaan ALLAH. Timbulnya khowariqul ‘adat itu sendiri adalah untuk menegaskan bahwa segala yang ada di alam semesta ini tidak memiliki kekuatan apapun baik menolak atau memberi manfaat maupun madharat (bahaya) tanpa idzin dari ALLAH.

Adapun khowariqul ‘adat itu terbagi kepada enam bagian yaitu:

1. Mu’jizat adalah kejadian luar biasa yang terjadi pada diri utusan ALLAH yang berguna untuk melemahkan para musuh yang melakukan penentangan terhadap dakwah para Rasul. Karena asal kata dari mu’jizat adalah ‘ajaza yang artinya melemahkan. Maka gunanya mu’jizat adalah untuk melemahkan tantangan dan menundukkan kekuatan musuh tadi, selain itu untuk lebih menegaskan kebenaran risalah yang dibawa oleh para Rasul, serta menunjukkan kekuasaan ALLAH agar lebih meneguhkan keyakinan orang-orang beriman. Contoh-contohnya :

 Mu’jizat Nabi Muhammad s.a.w. seperti al-Qur’an, Isra wal mi’raj, terbelahnya bulan dengan tangan beliau yang mulia, keluarnya air dari sela-sela jari beliau sehingga cukup digunakan untuk minum dan berwudhu oleh para sahabatnya, hewan, batu dan pohon yang bisa bersyahadat di hadapan beliau, mengerti bahasa hewan dan masih banyak lagi mu’jizat lainnya yang lebih dahsyat daripada mu’jizat para Nabi sebelumnya..

 Mu’jizat Nabi Isa a.s. seperti dapat menghidupkan orang yang mati, menyembuhkan orang yang buta dan yang berpenyakit kusta dengan usapan tangannya, membuat burung dari tanah liat, lalu ditiup langsung bisa hidup, turunnya hidangan dari langit (semua berkat izin dan kuasa ALLAH), juga dapat mengetahui apa-apa yang disimpan oleh kaumnya.

 Mu’jizat Nabi Musa a.s seperti atas izin ALLAH dapat membelah laut merah dengan tongkatnya, berubahnya tongkat tersebut menjadi ular besar yang memakan habis seluruh ular ciptaan tukang-tukang sihir Fir’aun, keluarnya cahaya dari ketiaknya yang sangat menyilaukan mata Fir’aun dan sekutunya, turunnya musibah darah, katak, belalang dan lain-lain yang melanda seluruh negeri Mesir saat mereka ingkar tidak mau beriman kepada ALLAH, dan lian-lain

 Mu’jizat Nabi Ibrahim a.s, seperti tidak mempan dibakar oleh gunungan api yang dinyalakan oleh Raja Namrudz, bahkan Nabi Ibrahim a.s. dapat keluar dengan selamat tanpa luka sedikit pun.

 Mu’jizat Nabi Nuh a.s. seperti diselamatkannya beliau dan kaumnya dari bencana banjir dahsyat yang menenggelamkan dunia melalui perahu yang dibuatnya.

2. Irhash adalah kejadian luarbiasa yang terjadi pada seorang calon Nabi. Contohnya :

 air Zam-zam yang keluar dari hentakan kaki Nabi Isma’il sewaktu masih bayi.
 Awan yang selalu menaungi Nabi Muhammad s.a.w. sewaktu masih kecil kemana pun beliau berada.
 Padamnya api abadi yang disembah oleh kaum Majusi (Zoroaster), runtuhnya berhala-berhala, dan bersuaranya semua binatang ketika Nabi Muhammad s.a.w. dilahirkan.

3. Karomah adalah kejadian luar biasa yang terjadi pada seorang yang mencapai martabat waliyullah (kekasih ALLAH). Contoh:

 Siti Maryam, ibunda Nabi Isa a.s. yang mendapat kiriman dari surga berupa makanan dan minuman yang biasa ada pada musim dingin di saat kondisi musim panas di wilayahnya, dan sebaliknya mendapat makanan dan minuman yang biasa ada pada musim panas di saat musim dingin melanda wilayahnya. (Q.S. Ali Imron : 37).

 Sayyidina Umar bin Khatthab r.a. yang menenangkan gempa bumi yang melanda Madinah hanya dengan tepukan tangannya.

 Sayyidina Umar bin Khatthab r.a yang(dengan izin ALLAH) mampu mengalirkan kembali sungai Nil yang kering hanya dengan tulisan suratnya yang dilemparkan ke dasar sungai Nil.

 Syekh Abdul Qodir al-Jaelany yang memerintah angin menjatuhkan burung elang yang berteriak-teriak mengganggu pengajiannya, lalu burung itu mati tersungkur dalam keadaan leher terputus. Lantas syekh Abdul Qodir mengambil burung itu dan mengusap leher burung dengan tangannya yang berkah. Tiba-tiba burung itu bisa hidup kembali dan terbang ke angkasa. Kejadian ini disaksikan banyak orang.

 Kejadiaan-kejadian luarbiasa lainnya dari sejarah hidup para waliyullah yang sangat banyak dan panjang untuk diceritakan.

4. Ma’unah adalah kejadian luar biasa yang terjadi pada diri orang yang saleh dan bertaqwa. Contoh :

 ALLAH menyelamatkan AH.Nasution, seorang Jenderal yang saleh dari kepungan tentara Cakrabirawa yang pro PKI yang berniat membunuhnya.

 Maling yang berputar-putar tidak bisa keluar dari lingkungan rumah seorang kyai yang hendak dicuri.

 Orang saleh yang selamat dari kecelakaan bus masuk jurang, di mana semua penumpangnya meninggal kecuali dirinya.

 Seorang wanita yang bayinya wafat di dalam perut, di mana awalnya harus divacum (disedot), namun bisa keluar dengan mudah tanpa vacum atau operasi berkat air mujarab yang dido’akan oleh orang saleh/kyai.

 Dan masih banyak lagi kisah lainnya.

5. Istidraj adalah kejadian luar biasa yang diberikan ALLAH kepada Muslim yang fasiq (pelaku dosa besar). Contoh :

 Dukun yang dapat menebak isi hati seorang pasiennya sebelum diungkapkan oleh yang bersangkutan.

 Seorang perampok yang tidak mempan ditembak berkat suatu jimat.

 Pelaku kuda lumping (di saat kesurupan) dapat memakan paku atau beling tanpa merasa kesakitan.

 Seorang dukun (berkat kekuatan supranaturalnya) mampu membuat keris berdiri tanpa dipegang

 Dan contoh-contoh lainnya

6. Ihanah adalah keajaiban luar biasa yang diberikan ALLAH kepada orang kafir. Contoh :

 Seorang peramal non Muslim yang dipercaya kemahirannya dalam meramalkan nasib seseorang dengan tingkat akurasi yang tinggi.

 Seorang pesulap non Muslim yang tubuhnya bisa menembus tembok China tanpa bantuan apapun.

 Seorang non Muslim yang dengan terapi airnya mampu mengobati banyak orang tanpa operasi.

komentar

Related Posts