4 Sekolah di Desa Rajun Berhasil Melaksanakan Sosialisasi Belajar Bersama FKPR - Atorcator

4 Sekolah di Desa Rajun Berhasil Melaksanakan Sosialisasi Belajar Bersama FKPR

Ilustrasi: Di madrasah Al-Amin Al-Khidary

Forum komunikasi pemuda Rajun atau FKPR melaksanakan sosialisasi belajar dengan tema ” Motivasi Belajar & Tips Meraih Beasiswa” yang berlangsung pada hari Sabtu tanggal 25 Juli s/d 26 Juli 2020.

Acara ini FKPR bekerjasama dengan 4 lembaga pendidikan yang ada di desa Rajun kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep Madura sebagai mitra belajar anak-anak siswa.

Sosialisasi di hari pertama dimulai dari madrasah Al-Amin al-Khidary dan madrasah Darul Amin (Sabtu 25/Juli/2020). Masing-masing dari dua lembaga ini ada banyak pemateri yang dipersiapkan oleh forum komunikasi pemuda Rajun.

Di Madrasah Al-Amin al-Khidary ada 4 pemateri yang merupakan anggota dari forum komunikasi pemuda Rajun, di antaranya Subhan Riadi (Mahasiswa Universitas Islam Malang atau UNISMA), Moh. Mizan Asrori (Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya), Shulhatul Hasanah (Alumni Institut Ilmu Keislaman Annuqoyah), Jamaluddin (Alumni Institut Ilmu Keislaman Annuqoyah).

Sedangkan di madrasah Darul Amin ada 5 pemateri, Ahmad Rifaq (Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya), Salmaniyah (Alumni Institut Ilmu Keislaman Annuqoyah), Moh. Syahri (Mahasiswa STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang), Fadlur Razi (Mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqoyah) dan Ahmad Zubairi (Mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqoyah)

foto bersama dengan siswa dan para pemateri di madrasah Darul Amin

Sosialisasi hari kedua (Ahad 26/Juli/2020), yaitu madrasah Al-Falah dan madrasah Ar-Raudlah. Masing-masing dari 2 lembaga ini juga dipersiapkan pemateri dari berbagai unsur dan latar belakang pendidikannya.

Di madrasah Al-Falah ada 4 pemateri, yaitu Hasan Basri (Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep), Yusnawala (Mahasiswa IST Annuqoyah), Fathorrahman (Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Habibullah (Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep)

Sedangkan di madrasah Ar-Raudlah juga ada 4 pemateri, yaitu Salmaniyah (Alumni Institut Ilmu Keislaman Annuqoyah), Moh. Nurushofi (Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep), Ali Sa’di (Mahasiswa IAIN Jember) dan Moh. Hefni (Mahasiswa IST Annuqoyah).

Fadlur, ketua FKPR mengatakan acara berlangsung dua hari untuk mempertimbangkan efektifitas dan efesiensi waktu, takut ada kesibukan lain dari teman-teman anggota dan juga lembaga terkait, sehingga acara ini diputuskan berlangsung selama dua hari.

“Sekalipun hanya dua hari, Alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar dan sukses dengan persiapan yang juga cukup mepet. Dari semua lembaga, Alhamdulillah juga menyambut kami dengan penuh antusias dan sangat mendukung program ini” kata Fadlur.

komentar

Related Posts