Presiden Tahu Nggak Ya Soal Ini - Atorcator

Presiden Tahu Nggak Ya Soal Ini

Ilustrasi: lampost

Entahlah mengapa sejak Jokowi terpilih menjadi presiden periode kedua saya merasa tidak terlalu bersemangat seperti pada pemilihan periode pertama. Apalagi setelah terjadi Kong kalikong politik bagi-bagi jabatan yang ujungnya hampir semua Mentri yang dipilih tidak memiliki “aura kepemimpinan”. Bahkan tiba-tiba saja aura kepemimpinan sang presiden pun turut luntur dengan sangat cepat.

Seorang kawan mengatakan pada saya bahwa salah satu penyebab lunturnya wibawa kepemimpinan itu dikarenakan kasus transaksi kursi wapres yang gagal diberikan ke Mahfud MD dan jatuh ke tangan KH. Ma’ruf Amin yang sama sekali susah diajak bergerak cepat oleh presiden.

Inillah awal kemunduran politik revolusi mental yang sebenarnya cukup berhasil dicitrakan di periode pertama Jokowi. Tapi namanya juga Indonesia, sepandai apapun anda tidak akan mampu mencermati secara pas fenomena perilaku politik warga +62. Jangankan orang luar, kadang antara kita sendiri sebagai warga biasa sangat susah memahami perilaku politik para elit yang mencla-mencle nggak bisa dipercaya.

Bahkan gejala ini sudah terjadi sejak kemerdekaan diraih bangsa ini. Lihat saja sejarah politik kita yang penuh intrik dan tipu muslihat saling menjatuhkan. Mulai dari kelompok nasionalis, komunis atau religius semua tidak berbeda perilaku politiknya. Saling menipu dan menjatuhkan sudah jadi niat dan pikiran mereka jika kepentingan politik mereka tidak diakomondasi sesuai keinginan mereka. Bahkan meskipun sudah diakomodasi tetap saja mereka akan menuntut lebih agar lebih berkuasa dan kaya.

Nampaknya benar kata para sesepuh dan orang bijak, bahwa jabatan dan kekuasaan jauh lebih berbahaya di tangan orang yang tidak kuat watak kepemimpinannya. Maka kita bisa melihat perbedaan itu dari kasus-kasus di kementrian yang dulu dianggap cukup berhasil dan saat ini harus “ambyar” karena diganti para politisi yang hanya mengejar pembagian roti kekuasaan. Apakah presiden tahu soal kegelisahan ini? Entahlah yang jelas presiden dan wakilnya saat ini mulai lebih sibuk menyiapkan dinasti politiknya ketimbang menata harapan rakyat yang mulai menurun setelah membaik di periode pertama lalu.

Kegelisahan yang dipicu oleh perilaku politik transaksional yang lebih mementingkan kekuatan oligarkhi ketimbang rakyat yang telah mendukungnya selama ini. “Transaksi politik oligarkhi yang keji” inilah yang semakin memperburuk kondisi warga NKRI yang sedang menghadapi Pandemi Covid 19 yang sulit diatasi dan tak tahu kapan berhenti.

Dimana-mana sudah mulai muncul bau busuk luka anak negeri yang selama ini tak terobati. Hampir semua departemen dan BUMN sudah disusupi kaum khilafah yang memakai strategi PKI. Semua pejabat sibuk bekerja atas niat dan kepentingan pribadi. Agar Mereka bisa kaya dan bertahan menikmati arogansi kekuasaannya.

Mereka berbuat berdasarkan nafsu memuaskan hasrat politiknya yang lebih suka mengekploitasi rakyatnya sendiri. Mereka lebih sibuk mencari bekal untuk mempertahankan diri daripada melayani anak negeri. Presiden tahu nggak ya soal ini? #SeriPaijo

komentar

Related Posts