Larangan Memalsukan Tulisan

Ilustrasi: al-Khoirot

Allah berfirman dalam surat al-Baqarah, ayat: 79.

فويل للذين يكتبون الكتاب بأيديهم ثم يقولون هذا من عند الله ليشتروا به ثمنا قليلا، فويل لهم مما كتبت أيديهم و ويل لهم مما يكسبون (سورة البقرة: ٧٩)

Sebab turunnya ayat tersebut adalah Sahabat Anshar yang bersekutu dengan Yahudi yang diantara mereka saling bertetangga dan ada hubungan kekerabatan. Mereka sangat menginginkan orang-orang Yahudi tersebut masuk Islam.

Dalam Shafwatut Tafasir, Syaikh Muhammad Ali as-Shabuni menafsirkan sebagai berikut:

(فويل للذين يكتبون الكتاب بأيديهم) أي هلاك و عذاب لأولئك الذين حرفوا التوراة و كتبوا تلك الأيات المحرفة بأيديهم.

Kecelakaan dan siksa bagi mereka yang mengubah Taurat dan mereka menulis ayat-ayat yang dirubah dengan tangan-tangan mereka.

(ثم يقولون هذا من عند الله) أي يقولون لأتباعهم الأميين: هذا الذي تجدونه هو من نصوص التوراة التى أنزل الله على موسى عليه السلام مع أنهم كتبوها بأيديهم و نسبوها إلى الله كذبا و زورا.

Mereka berkata pada para pengikutnya yang bodoh: ini yang kalian temukan adalah nash-nash Taurat yang diturunkan Allah pada Nabi Musa, meski sesungguhnya mereka yang menulisnya dengan tangan-tangan mereka sendiri dan diatasnamakan Allah secara dusta.

(ليشتروا به ثمنا قليلا) أي لينالوا به عرض الدنيا و حطامها الفاني

Agar mereka memperoleh keuntungan dunia dan materi yang rusak.

(فويل لهم مما كتبت أيديهم) أي فشدة عذاب لهم على ما فعلوا من تحريف الكتاب

Maka siksa yang pedih bagi mereka atas apa yang mereka lakukan dengan mengubah al-Kitab (Taurat)

(و ويل لهم مما يكسبون ) أي و ويل لهم مما يصيبون من الحرام و السحت

Dan kecelakaan bagi mereka atas perbuatan haram.

Sulthanul Ulama’ Imam Izzuddin bin Abdissalam dalam Syajaratul Maarif menyatakan bahwa perbuatan seperti itu termasuk perbuatan jelek yang dilarang agama. Cara menolaknya juga dengan dibantah agar jelas kebatilannya.

Buya Hamka berpesan di akhir tafsir ayat tersebut: Ketika menafsirkan ayat ini, janganlah kita tersenyum-senyum membaca kejahatan Yahudi di jaman Nabi dan kita lupa kelalaian kita di jaman sekarang. Karena suasana yang sudah sampai ke tingkat inilah maka kita telah dapat dijajah oleh bangsa-bangsa yang berlainan agama dengan kita lebih dari 300 tahun lamanya.

Kambingan Barat

Related Posts