Muamalah Itu Harusnya Mudah dan Simpel Bukan Dibuat Sulit dan Ribet

Solusi simpel dan tidak perlu ribet dari foto di bawah ini adalah uang 20.000 tersebut dijadikan hutang dan 15.000 adalah pembayaran hutang. Sisanya 5.000 adalah pelunasannya.

Jadi tukang bakso menghutangi tukang sempol 20.000. Tukang sempol membayar (mencicil) hutangnya 15.000. Nah ketika dia membayar sisanya 5.000 berarti dia melunasi hutangnya. GITU AJA KOK REPOT. Toh saya yakin yang ribut masalah ini juga kalau hutang uang ngelunasinya juga nyicil gak langsung lunas semuanya. Hehehe

Berikut saya sampaikan pendapat ulama’ rujukan mereka sendiri Syaikh Ibn ‘Utsaimin dalam hal ini

[ابن عثيمين، الشرح الممتع على زاد المستقنع، ٩٣/٩]

فهو إذاً عقد إرفاق ولا يقصد به المعاوضة والمرابحة، وإنما هو إحسان محض، ولهذا جاز القرض مع أن صورته صورة ربا،

“Qardh (hutang) adalah akad kebajikan bukan ditujukan untuk pertukaran dan pengambilan keuntungan. Qardh adalah murni kebajikan karenanya boleh menghutangkan meski seakan dalam bentuk riba”

فإنه إذا باع درهماً بدرهم ولم يحصل بينهما تقابض : كان ربا، وإذا أقرضه درهماً وبعد شهر أعطاه إياه : لم يكن ربا، مع أن الصورة صورة ربا ، ولا يختلف إلا بالقصد، ولما كان المقصود بالقرض الإرفاق والإحسان صار جائزاً

“Karena itu, ketika seseorang menjual (menukar) satu dirham dengan satu dirham namun tidak ada serah terima di tempat, maka ini adalah riba. Berbeda ketika seseorang menghutangkan satu dirham dan dibayar satu bulan mendatang, maka hal tersebut bukan riba meski bentuknya seakan riba (seperti dalam kasusk tukar menukar sebelumnya). Perbedaan dari keduanya adalah pada maksud dan tujuannya. Ketika tujuan dari hutang piutang itu adalah kebajikan, maka hal tersebut diperbolehkan”

Solusi yang ditawarkan dalam foto ini malah banyak mengandung masalah. Ini namanya MENGATASI MASALAH DENGAN MENAMBAH MASALAH. Hehe

Untu fungsi uang dan masalah yang timbul dari solusi di foto ini bisa dilihat di statu Kiyai Muhammad Syamsudin… Jazakallah kiyai atas tulisan detailnya…

Pertanyaan ini salah satunya muncul di komentar yang ada di status facebook Kiyai Ma’ruf Khozin…

Related Posts