Orang Muslim Tidak Sengaja Makan Babi, Bagaimana Hukumya? - Atorcator

Orang Muslim Tidak Sengaja Makan Babi, Bagaimana Hukumya?

Di suatu daerah, pernah ada peredaran daging babi yang diolah menyerupai daging sapi. Karena tidak tahu, banyak masyarakat dari kalangan muslim yang membeli dan mengonsumsinya. Mereka tertipu sehingga tidak sengaja mengonsumsinya. Bagaimana hukumnya bila tidak sengaja makan babi bagi muslim, apakah berdosa?

Dalam Islam, di antara makanan yang sangat jelas diharamkan mengonsumsinya adalah daging babi. Kita haram makan daging babi, baik sedikit maupun banyak. Ini berdasarkan firman Allah dalam surah Al-Baqarah [2] ayat 173 berikut;

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Sesungguhnya Allah mengharamkan bagi kalian bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dari Abu Hurairah, Nabi Saw bersabda;

إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ الْخَمْرَ وَثَمَنَهَا وَحَرَّمَ الْمَيْتَةَ وَثَمَنَهَا وَحَرَّمَ الْخِنْزِيرَ وَثَمَنَهُ

Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamr dan hasil penjualannya dan mengharamkan bangkai dan hasil penjualannya serta mengharamkan babi dan hasil penjualannya.

Ayat dan hadis di atas dengan jelas menyebutkan keharaman mengonsumsi daging babi. Sehingga bagi orang-orang muslim, haram mengonsumsi daging babi dengan sengaja. Namun jika tidak sengaja karena tidak tahu bahwa itu adalah daging babi, atau terpaksa karena tidak ada makanan lain selain daging babi, maka hukumnya tidak haram.

Dalam sebuah hadis, Nabi Saw pernah bersabda bahwa kesalahan yang tidak disengaja atau terpaksa termasuk perkara yang ditolerir dan dimaafkan. Hadis dimaksud diriwayatkan Imam Ibnu Majah, bahwa Nabi Saw bersabda;

إن الله تجاوز لي عن أمتي الخطأ والنسيان وما استكرهوا عليه

Sesungguhnya Allah telah memaafkan ummatku yang berbuat salah karena tidak sengaja, atau karena lupa, atau karena dipaksa.

Dengan demikian, makan babi karena tidak sengaja tidak haram dan tidak berdosa. Meski demikian, kita tetap harus membersihkan mulut kita dengan membasuhnya sebanyak tujuh kali. Caranya cukup dengan mencampur debu dengan air dan mengumur-ngumurkannya. Ini sebaiknya dilakukan untuk kumuran pertama, dan kumuran selanjutnya cukup dengan air saja.

*Tulisan ini sebelumnya dimuat di BincangSyariah

komentar

Related Posts