Halili Shodiq: Pasca Konfercab, Mari Berbuat Yang Terbaik Demi NU - Atorcator

Halili Shodiq: Pasca Konfercab, Mari Berbuat Yang Terbaik Demi NU

Kemarin (Ahad, 04 Oktober 2020), MWCNU Lenteng mengadakan pertemuan rutin bulanan berupa acara Bahtsul Masail dan Konsolidasi Organisasi di Ranting NU Kambingan Barat, tepatnya di Mushalla al-Ikhlas asuhan Kiai Murahyak Salim.

Acara tersebut biasa digelar tiap bulan sekali pada hari Minggu pertama secara bergiliran oleh setiap ranting NU se-kecamatan Lenteng. Yang hadir dari tiap ranting terdiri dari empat orang; dua dari Syuriah dan dua orang lagi dari Tanfidziyah.

“Jadi, total yang hadir sekitar seratusan orang, atau bisa lebih karena memang tidak ada batas maksimal bagi warga Nahdliyyin yang ingin menghadiri acara Bahtsul Masail ini.” dawuh Kiai Ahmadun, Rais Syuriah PRNU Kambingan Barat.

Mustasyar MWCNU Lenteng, Kiai Hafidz Syukri, membuka pertemuan tersebut dengan pembacaan surat al-Fatihah, dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin oleh Kiai Murahyak Salim (A’wan PRNU Kambingan Barat), kemudian Shalawat Nabi oleh personel Hadrah al-Banjari ‘al-Barokah’ dari Karang Taruna Kambar Bersatu.

Rais Syuriah, KH. Abdus Shabar, berhalangan hadir karena masih dalam tahap penyembuhan sehingga sambutan Rais Syuriah disampaikan oleh Kiai Mannan, Wakil Rais. Beliau menghimbau kepada seluruh pengurus dan warga NU agar selalu shalat tepat waktu, menjaga kerukunan antar sesama, tidak bosan berkhidmat pada NU serta senantiasa memohon pertolongan kepada Allah Yang Maha Kuasa.

Konsolidasi Organisasi yang sedianya akan dipimpin oleh Ketua MWCNU Lenteng, Kiai Shaleh Hasan, juga diwakili oleh Ustadz Ach. Halili Shodiq. Ada banyak hal yang disampaikan oleh beliau. Diantaranya adalah tentang perolehan suara calon Ketua PCNU Sumenep yang diusung oleh MWCNU Lenteng, yakni KH. Imam Hendriyadi, pada konfercab NU seminggu yang lalu di PP. Nasy’atul Muta’allimin, Gapura.

“Kita telah pulang dari Konfercab NU (Sumenep). Mari kembali ke barak kita masing-masing untuk berbuat yang terbaik demi NU. Kita tidak usah membahas lagi perbedaan pendapat saat konfercab. Kita fokus pada masa depan NU,” pesan beliau.

Usai konsolidasi, selanjutnya adalah acara bahtsul masail yang dipandu oleh Kiai Ahmad Fauzan, Katib Syuriah MWCNU Lenteng. Kali ini, yang dibahas adalah tentang suami kesurupan yang menjatuhkan kata talak pada istrinya. Uniknya, saat sadar, si suami mengaku ingat akan perkataannya itu.

Jalannya bahtsul masail menjadi alot karena para mujawwib (orang yang mempunyai kemampuan menjawab dalam tradisi bahtsul masail) bertahan dengan masing-masing ibarat yang dimilikinya hingga babak akhir.

Acara tersebut diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Wafi. Sebelum doa dimulai, beliau meminta agar hadirin selalu mendoakan pemimpin NU terpilih, yakni KH. Hafidhi Syarbini dan KH. A. Panji Taufiq, NU senantiasa dijaga oleh Allah dan yang berniat buruk pada NU digagalkan oleh Allah. Usai doa, hadirin membaca surat al-Ashr tiga kali bersama-sama.

komentar

Related Posts