Ahlul Hadits dan Ahlur Ra`yi

Ilustrasi:s/ Republika

Kurun kedua adalah kurun dimana ilmu hadits seakan-akan menjadi ilmu satu-satunya dan paling diagung-agungkan saat itu. Dan tatkala muncul madzhab ra’yi di Kufah Iraq, ulama’-ulama’ hadits secara serempak dan dengan suara keras menentangnya. Hingga lahirlah perseteruan dua kutub besar yang tercatat abadi dalam sejarah, yaitu antara Kubu Ahlul Hadits dan Kubu ahlu ra’yi.

Imam Abu Hanifah dan murid-muridnya ada dibarisan ahlu ra’yi. Tetapi jangan dikira ulama’ ahli ra’yi ini kering hadits sebagaimana tuduhan orang-orang yang tidak punya pengetahuan. Imam Abu Hanifah adalah pakar hadits dan penilaian jarh wa ta’dil-nya terakui. Imam Abu Yusuf adalah seorang faqih dan juga hafizh hadits. Imam Muhammad bin Hasan asy-Syaibani juga hafizh hadits besar. Imam Zufar bin Hudzail, khalifah pengajar Imam Abu Hanifah, juga pakar hadits yang tsiqah.

Ulama’ sejarah mencatat, banyak ulama’ ahli ra’yi yang pakar hadits serta tsiqah kemudian dinilai negatif dan dhaif atau tidak diambil haditsnya hanya karena pengikut madzhab ra’yu. Ra’yu sudah benar-benar dianggap seperti aliran sesat dan harus dihindari. Bahkan sekaliber Imam Abu Yusuf yang diakui hafizh hadits oleh Imam Ibn Jarir at-Thabari dan Imam Ibn Abdil Bar serta ditsiqahkan oleh Imam Ibn Ma’in dan Muhammad bin Hasan asy-Syaibani sang perawi al-Muwaththo’ Imam Malik yang diakui masuk jajaran huffazh hadits pun dinilai lemah oleh sebagian besar ulama’ hadits. Imam Zufar bin Hudzail al-Anbari yang di-tautsiq banyak ahli hadits pun masih ada sebagian ahli hadits yang mencelanya. Sekali lagi alasan utamanya adalah karena mereka ahlu ra’yi. Hanya sedikit ulama’ hadits yang bisa melihat kepakaran dibidang hadits dan kemulian ahli ra’yi dengan inshof seperti Imam Yahya bin Ma’in, salah seorang ulama’ hadits yang juga pakar dibidang jarh wa ta’dil.

Dan kisah Imam Ahmad bin Hanbal yang selalu melaknat ahlu ra’yi dan berhenti setelah berguru kepada Imam Syafi’i dan mendapatkan penjelasannya adalah salah satu bukti kisah di atas.

Related Posts