Berkat Umar bin Khatab Malaikat Munkar dan Nakir Jadi Ramah Kepada Jenazah Orang yang Beriman

Ilustrasi:s/Inilahkoran.com

Rasulullah dalam banyak kesempatan memuji sahabat Umar. Karena ketegasannya, Umar ditakuti oleh setan sehingga setan tidak berani melalui jalan yang dilewati sahabat Umar sebagaimana riwayat berikut :

“Rasulullah bersabda: “Demi Allah, Zat yang diriku berada di genggaman-Nya, tiada satu setan yang menjumpaimu (Umar) di salah satu jalan yang luas, melainkan ia akan mencari jalan lain yang tidak kamu lewati,.
(متفق عليه)

Diriwayatkan bahwa “sebab kelembutan malaikat Munkar dan Nakir terhadap” orang beriman di alam kubur adalah ketika Sayyidina Umar bin Khattab wafat, lalu dimakamkan dan masyarakat yang mengantarkan jenazahnya meninggalkan makam, Ali bin Abi Thalib memilih bertahan.

Ia mengawasi kubur untuk mendengarkan percakapan Sayyidina Umar ra dan dua malaikat kubur.”

Ali bin Thalib ra duduk di atas pekuburan beberapa saat, ketika semua para sahabat telah kembali ke rumahnya masing-masing setelah itu Ali pulang.

Beberapa sahabat menemui beliau dan bertanya kepada sayyidina Ali :

“Wahai Ali apa yang kau lakukan tadi duduk di makam khalifah Umar di saat semua para sahabat telah pulang ?

Berkata Sayyidina Ali : “Betul, saya duduk di makam Umar ingin tahu, apa yang terjadi kepada Umar di dalam kuburannya setelah ia meninggal dunia”.

Lalu apa yang terjadi wahai Ali ?, bertanya para sahabat penasaran.!

“Aku dapati, Umar di datangi malaikat Munkar dan Nakir, untuk ditanyakan siapa Tuhanmu, siapa Nabi mu.

Lalu Apa yang terjadi wahai Ali, tanya sahabat, yang makin penasaran …?

Ali menjawab : “Ketika Umar bin Khattab di datangi malaikat Munkar dan Nakir untuk ditanya, Ya Umar siapa Tuhan Mu, siapa Nabi mu.
Maka Umar malah “membentak” malaikat munkar dan nakir. “Kalian bertanya kepadaku tentang siapa Tuhanku dan siapa Nabiku? Hah…”

Selama ini aku berjuang bersama Nabi dan tidak kenal siapa Tuhanku dan siapa Nabiku ? Lalu kalian masih menanyakan siapa Tuhanku dan Siapa Nabi ku?”

Kalian berdua: Siapa Tuhan kalian ?. Umar balik bertanya .!

Kedua malaikat munkar dan nakir itu terdiam.

Lalu Umar bin khattab ra berkata : Wahai dua malaikat kubur, aku peringatkan kalian dan berwasiat kepada kalian agar setelah ini kalian jangan mendatangi orang beriman dengan bentuk yang menyeramkan ini.

Kurangilah sisi menyeramkannya itu karena ketika melihat kalian dengan bentuk seperti ini aku takut dan sangat terkejut. menyeramkan.”

“Aku , (Umar bin Khattab) seumur hidup belum pernah merasakan ketakutan ketika melihat wajah yang sangat menakutkan seperti wajah kalian,

bagaimana dengan kaum muslimin lainnya yang lebih lemah dari aku? “Padahal aku adalah sahabat Rasulullah. Bagaimana dengan yang lain ketika melihat kalian berdua seperti ini?”
kata Umar kepada keduanya, setengah membentak .!

“Baik, kami mendengar dan patuh. Kami takkan melanggar perintahmu, wahai sahabat Rasululah,”
jawab kedua malaikat itu.

Sejak saat itu, Malaikat Munkar dan Nakir berpenampilan lebih ramah kepada jenazah baru dari kalangan orang yang beriman demi menjalankan amanah dan wasiat dari Sayyidina Umar.

Mendengar itu, Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra memuji jasa Umar:

‏فقال سيدنا علي رضي الله عنه والله ما يزال عمر ينفع الناس في حياته ومماته

Sayyidina Ali berkata: “Demi Allah, Sahabat Umar bermanfaat untuk manusia semasa hidup dan setelah wafatnya”.

Ia juga kerap mendapat ilham dari Allah sehingga dapat mengetahui sesuatu yang ghaib atau belum terjadi. Allah juga memberikan karunia ini kepada umat terdahulu.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda :

‏قد كان قبلكم في بني إسرائيل محدثون من غير أن يكونوا أنبياء فإن يكن في أمتي أحدٌ فعمر

Pada umat sebelum kalian, yaitu pada Bani Israel terdapat sekelompok orang yang mendapat ilham dari Allah, tetapi mereka bukan kalangan Nabi. Kalau terjadi di tengah umatku, maka orang itu adalah Umar,’” (Hr Bukhari, Muslim)

Berkat Umar bin khattab ra mudah-mudahan kelak kita tidak melihat wajah munkar dan nakir yang sangat menakutkan dan menyeramkan.
Amin ya Raab

 

Related Posts