Manchester United Terbantai di FA Cup, Solksjaer, Putar Musikmu: Wes Ra Kuat Aku, Wes Ra Tahan Aku.

ILustrasi:s/ @manchesterunitedofindonesia

Anak asuh Solksjaer atau yang lebih akrab dengan sebutan pelatih Mang Ole ini tidak boleh tidak harus angkat kaki dari kompetisi FA Cup. Entah seperti apa filosofinya kok bisa disebut Mang Ole, apa karena keseringan membuat fans MU oleng, atau terguling-guling merungi nasib Setan Merah, Wallahu Wa’lam.

Lagi-lagi, Klub London dengan julukan Setan Merah ini mengalami nahas besar dan banjir bullyan. Pada lanjutan FA Cup, Manchester United mendapat tamparan keras dari Vardi dan teman-temannya. Bertandang ke King Power Stadium Senin (22/03/2021) dini hari, MU tidak mampu bermain gemilang. Sebab Paul Pobga digilas secera terangan-terangan dan dipermalukan dengan angka 3:1 di ajang perempat final FA Cup oleh Leicester City.

Bulan Ramadan sudah hampir tiba, masak Mang Ole Solksjarer mau puasa juga, Dia kan non muslim? eee mau puasa gelar lagi maksudnya. Sedari dulu, sekian tahun, Mang Ole selalu sesumbar bahwa dirinya akan memberikan gelar terhadap Setan Merah ini. Nyatanya apa? “Ternyata hatimu, luka….” nyanyian masa kini yang layak untuk merenungi kekalahan ini.

Atas kekalahan ini, MU hanya menyisakan satu piala, jika pun ia mampu memaksimalkannya, yakni tinggal Liga Europa. Namun di sana ada tim-tim tangguh yang menjadi ujian berat lagi bagi Mang Ole. Yakin juara? Atau, mau Puasa gelar lagi. Jika ia, yah…. siap-siap bullyan pasti datang lagi. Astaga.

Mang Ole ini tampaknya ngelawak menatap laga kontra Leicester, ada-ada saja lah. Masak iya, pemain inti dicadangkan, lah…. pemain cadangan dimainkan dari menit awal. Ini kan laga perempat final, malah main-main kau, Tuan….!!! Aduh….. gimana ceritanya sih, tanyakan aja ke coach Ole.

Mang Ole ini serius nggak sih ingin mendapatkan tropi, serius nggak sih dalam menatap laga kontra Leicester, kenapa malah melakukan rotasi disaat dalam laga penentuan, krusial dan cukup menjanjikan. Kayaknya lebih suka dan serius membuat fans MU terluka deh. Bikin fans MU nangis aja. Kasian nggak sih, mikir nggak sih gimana rasanya menangis karena perih. Aduuh… Olengnya fans MU sebab Mang Ole. Padahal, laga ini, FA Cup ini adalah satu-satunya kompetisi yang sangat menjanjikan untuk MU meraih tropi. Lolololoh, kok terbuang sia-sia gitu aja. Sabar dan tabahkan hatimu fans.
Anehnya, Mang Ole ini tak menarik keluar Freed yang jelas-jelas membuat blunder FATAL. Aneh… Mang Ole memang beda.

Aduh aduh aduh…. Mang Oleng eeeee Mang Ole ini masih ngeles aja, Menyalahkan jadwal yang padat, kondisi pemain belum bugar karena baru terbang pulang-pergi dari Milan, Italia. Padahal di pesawat kan cuma duduk saja. Nggak goyang-goyang dan joget ala jamet. Terus Leicester terlalu tangguh, pemain cidera dan semacamnya. Pokoknya alasan untuk menyembuhkan fans MU sudah banyak, tapi sayang, sama sekali tak mempuni. Kasian sekali MU ini wabil khusus fans sejatine. Malah bikin fans MU menangis dan ingin mengamuk mertua aja. Kan nggak sopan.

“Saya bukannya mau mencari alasan, namun ada beberapa hal yang menyebabkan kami kalah di laga ini,”

“Seperti contoh, kami mendapatkan jadwal yang sangat padat belakangan ini, lalu juga ada beberapa faktor cedera yang tidak membantu kami sama sekali,” Kata Mang Ole, bola.net.
Hahahahahahahaha aaahhhhahahahahaha cidera, lelah, apa sih yang enggak buat kamu, Bosss Mang Ole. Semuanya sudah jelas. Rotasi pemainmu menjadikan bumerang besar terhadap tim kamu.

Solksjaer mengutamakan alasannya karena lelah dengan jadwal padat, pusing sana-sini. Biasalah…. Namanya juga sepakbola. “Lelah hati ini, lelah memendam rasa, setelah sekian lama” … lanjut sendiri yah. Aku lelah. Pelatih nggak tahan banting. Sok-sok an jadi pelatih. Alasan nggak masuk akal.

Jika sudah tak tahan, tak kuat menjadi pelatih untuk banting tulang, mending kau Mang Ole tidur, ngopi lalu nyalakan sound sistem kecil-kecilan yang audionya “Wes Ra Kuat Aku, Wes Ra Tahan Aku”… lumayan deh, lebih enak ada bass musiknya yang mengiringi kesengsaraannya. Insyaallah lelahmu akan sedikit terobati. Dan untuk fans MU boleh kok, boleh banget memutar musik itu. Biar terobati juga lukanya. Selamat menikmati musik masa dulu yang sangat cocok diputar pada masa krisi moneter, eee masa krisis Manchester United masa kini yah.

Ah, sudah-sudah, saya tak mau congkak. Nanti fans MU malah tambah kualat lagi.

Salam Sehat…!!!
Salam Olahraga….!!!

Related Posts