Pelajaran dari Denmark: Sepak Bola Bukan Hanya Tentang Rivalitas

Ilustrasi: SS mola tv

Partai pertama di Grup B Piala Euro mempertemukan Denmark vs Finlandia pada Sabtu (12/6/2021) pukul 23:00 WIB. Laga tersebut terpaksa dihentikan di akhir babak pertama tepatnya pada menit 43 karena Eriksen tiba-tiba kolaps di tengah lapangan.

Anthony Taylor sebagai sang wasit asal Inggris pada laga ini sangat sigap. Ia langsung menaruh peluitnya ketika playmeker Inter Milan, Eriksen tak sadarkan diri. Wasit itu pun langsung dengan segeranya memanggil tim medis

Sang kapten Denmark, Kjaer pun langsung lari ke Eriksen melakukan pertolongan pertama pada Eriksen. Ia langsung memposisikan Eriksen untuk agar lidahnya tak terlipat. Tak lama kemudian, medis pun menghampiri Eriksen demi keselamatannya. Dan semua pemain, baik Denmark ataupun Finlandia melakukan doa sambil menangis, begitupun dengan semua seporter. Bahkan semua pemain dan seporter pun menangis melihat Eriksen terkapar dalam keadaan tak sadarkan diri.

Itulah ketegangan dan ketakutan yang terjadi. Semua tampak dari seluruh pemain dan juga suporter yang ada di Parken Stadium, Kopenhagen.

Dari kejadian ini, kita dapat mengambil ibrah dari kedua kesebelasan (Denmark dan Finlandia). Sebab mereka sudah memberikan pelajaran yang sangat berarti.

Ketika tim medis sibuk melakukan pertolongan di lapangan, semua pemain Denmark langsung mengelilingi Eriksen dan menutupinya dari perawatan medis sambil berdoa. Semua pemain Denmark berdiri melingkar. Ada yang menghadap ke luar, ada pula yang menghadap ke dalam.

Artinya apa? para pemain itu seakan meminta doa kepada semua fans dan kepada semua yang terlibat dalam insiden yang tidak diinginkan itu untuk saling menguatkan dan berempati. Agar semuanya juga merasakan apa yang dirasakan Eriksen. Betapa panik dan bagaimana perasaan kita jika hal itu semisal menimpa kita, teman ataupun kerabat kita.

Bahkan dari pemain Finlandia pun ikut menangis bercucuran air mata melihat Eriksen ambruk di lapangan. Semua berdoa. Semoga Eriksen cepat sadar dan membaik. Ketika medis menolong Eriksen, semua pemain Finlandia menuju ke pingkir lapangan. Mereka semua menatap Eriksen dari kejauhan. Beragam reaksi dilakukan. Semua demi Eriksen.

pemain Denmark berkumpul untuk terus memberikan energi dan kekuatan pada Eriksen. Di kejauhan tampak kapten Denmark, Simon Kjaer dan kiper Kasper Schmeichel menenangkan seorang wanita yang diperkirakan adalah istri Eriksen. Siapa yang kuasa melihat pemandangan itu. Tapi sebagai kapten tim, Kjaer menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Pemain Denmark tetap mengelilingi Eriksen. Dan terus berdoa memberikan yang terbaik. Tangisan dan doa terus menyertai Eriksen. Dan suporter yang ada di tribune (pendukung Kedua Kesebelasan) melakukan tugas mereka. Memberikan dukungan. Wajah-wajah sedih banyak terlihat di wajah suporter. Namun setelah itu, ketika Eriksen sudah dibawa masuk ke ruang ganti pemain, kedua suporter bersatu dan meneriakkan nama Christian Eriksen bersautan.

Itulah sepakbola. Itulah olaharaga. Begitu indah dengan pelajaran akan kehidupan. Bukan hanya soal rivalitas, tapi sisi manusiawinya juga tiada batas. Get well soon, Eriksen. Comeback stronger!

Related Posts