Empat Macam Posisi Tidur Beserta Hukumnya

Ilustrasi: tempo

Berikut ini macaman posisi tidur :

1) Tidur terlentang menghadap langit. Ini adalah tidurnya para Nabi As. sembari tafakkur dengan ciptaan Allah Swt.

فنوم على القفا وهو نوم الأنبياء عليهم السلام يتفكرون في خلق السموات والأرض

2) Tidur berbaring sebelah lambung kanan. Ini adalah tidurnya para ulama’ dan ahli ibadah.

ونوم على اليمين وهو نوم العلماء والعباد

3) Tidur berbaring sebelah lambung kiri. Ini adalah tidurnya para raja, sembari untuk mempermudah proses pencernaan makanan.

ونوم على الشمال وهو نوم الملوك ليهضمهم طعامهم

4) Tidur telungkup. Ini adalah tidurnya setan dan termasuk posisi tidur yang Allah murkahi.

ونوم على الوجه وهو نوم الشياطين/نامت المرأة مستلقية ووجهها إلى السماء، أو نام رجل أو امرأة منبطحا على وجهه فإنها ضجعة يبغضها الله تعالى.

Berikut ini hukum beberapa macaman posisi tidur :

1) Tidur posisi berbaring dengan lambung kanan keadaan menghadap kiblat, layaknya seperti mayat dalam kubur, hukumnya sunah bagi laki-laki dan perempuan.

وثانيهما وهو سنة ما ذكره بقوله (ونم على يمينك كما يضجع الميت في لحده.

2) Tidur posisi telungkup, hukumnya makruh baik bagi laki-laki dan perempuan.

وأما النوم على الوجوه فهو نوم الشياطين وهو مكروه.

3) Tidur posisi terlentang (punggung arah kasur wajah ke arah langit), hukumnya makruh bagi perempuan dan tidak makruh bagi laki-laki.

أو نامت المرأة مستلقية ووجهها إلى السماء

4) Tidur posisi kaki dan wajah menghadap kiblat dengan meletakkan bantal di bawah kepala, hukumnya mubah bagi laki, sedangkan bagi perempuan makruh hukumnya.

وهذا الاستلقاء مباح للرجال ومكروه للنساء.

5) Tidur posisi berbaring dengan lambung kiri adalah tidur yang dianjurkan dokter bukan agama, tujuannya kata ahli kesehatan untuk mempermudah proses pencernaan makanan.

وأما النوم على اليسار فهو مستحب عند الأطباء لأنه يسرع هضم الطعام

Catatan :

Kalau seseorang habis makan dan ingin mau tidur, maka dalam ilmu kesehatan tidurlah dengan posisi berbaring pada lambung kanan sebentar, kemudian berbalik arah tidur ke posisi berbaring pada lambung kiri.

, وينبغي من جهة الطب أن يطضجع على الجانب الأيمن قليلا بعد الأكل ثم ينقلب على الجانب الأيسر.

Semoga bermanfaat…

Referensi :

📗 Ihyaa Uluum ad-Diin Juz 2 Hal. 20.

📗 I’aanah at-Thoolibin Juz 1 Hal.142.

📗 Marooqii al-Ubuudiyyah Hal. 41.

Related Posts