Takut Berbuat Bidah Seperti Doktor (dan profesor) Di Negeri Ini

Ilustrasi: islam. nu.or.id

Sahabat Umar b. Khattab menangis saat diturunkannya ayat اليوم اكملت لكم.

Sambil terisak beliau berkata: Wahai Rasulullah, kami masih ingin yang lain lagi, tetapi kenapa sudah dianggap sempurna?

Bukankah yang sempurna, tak mungkin akan menjadi lebih baik! Tapi, berubah dan berkurang kadarnya, ya!

Apa pengertiannya?

  1. Ada yang menganggap jangan melakukan bidah,
  2. Ada yang mengatakan ajaran Islam semakin lama semakin luntur

Ada pemahaman lainnya ?

Saya pribadi membayangkan pernyataan Umar b. Khottab itu bagaikan posisi “mahasiswa doktoral” yang mendapat nilai summa cum laude!! Kira-kira doktor itu masih belajar lagi apa cukup segitu?. Kok saya berpikiran orang yang menganggap jangan melakukan bidah dan membayangkan Islam akan semakin jauh dari asalnya itu.

Mereka seperti doktor di negeri ini yang sudah puas dengan gelarnya dan nilai yang diraihnya untuk kenaikan pangkat.

Sesudah itu dia tidak belajar lagi dan mau berpikir berat lagi serta sukanya hanya share-share postingan.

Saya membayangkan banyaknya doktor dan profesor, apalagi mereka rata rata meraihya di usia muda, akan lahir gagasan yang ngetop layaknya Cak Nur, dll -terutama di bidang humaniora– Tapi sudah 10 tahun terakhir terjadi kekosongan gagasan dan pemikiran.

Ada yang beralasan, sekarang eranya ilmu terapan: Memang kenapa? Hemat saya intelektual dan kaum cendekia tugasnya memang “bermimpi” dengan gagasan gagasan besar. Kalau yang praktis itu urusan kaum birokrat.

Related Posts