Salah Satu Penghambat Rezeki

Saat ngaji kitab مختار الاحاديث dengan para santriwati tadi ada hadits menarik sebagai renungan bersama yaitu

[إذا ترك العبدُ الدعاءَ للوالدين فإنه ينقطعُ عنه الرزقُ (الحاكم فى التاريخ، والديلمى عن أنس)

[السيوطي، جامع الأحاديث، ٤٦٨/٢]

“Jika seseorang meninggalkan mendoakan kedua orang tuanya, maka sesungguhnya rezeki akan terputus darinya”

Ketika kita merasa rezeki kita seret, maka coba diingat kembali bagaimana hubungan kita dengan orang tua kita yang masih hidup. Kapan terakhir kali kita menghubungi beliau dan meminta doa’ keduanya? Kapan terakhir kali kita memberikan atau mengirimkan sebagian rezeki kita pada beliau kedua? Jangan-jangan kita baru berkunjung dan berbagi rezeki dengan beliau berdua hanya saat hari raya saja. Itu pun kalau bisa mudik.

Bagi yang orangtuanya wafat, maka coba ingat seberapa sering kita mendoakan dan membacakan istighfar untuk mereka? Seberapa banyak kita sedekah atas nama mereka?

Karena itulah salah satu guru saya dulu selalu mengajarkan setiap selesai shalat yang pertama kali dibaca adalah doa’ untuk kedua orang tua yaitu

رَّبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً

“Wahai Tuhanku, Ampunilah dosa-dosaku dan kedua orang tuaku, serta kasihanilah mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidikku sewaktu kecil.”

Sungguh salah satu yang dinantikan oleh orang tua dari anaknya ketika wafat adalah bacaan istighfar untuk mereka. Karena istigfar sang anak lah yang bisa meningkatkan derajat mereka di surga. Rasulullah bersabda

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ الدَّرَجَةَ لِلْعَبْدِ الصَّالِحِ فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ أَنَّى لِي هَذِهِ فَيَقُولُ بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَك

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga, hamba itu kemudian berkata; ‘Wahai Rabb, dari mana semua ini aku dapatkan? maka Allah berfirman, “Dari istighfar anakmu untukmu” [HR. Ahmad]

Related Posts