Indonesia adalah Bangsa Berbudaya


Penulis: KH
Robikin Emhas
Atorcator.Com –
Alhamdulillah pemungutan suara Pemilu 2019 telah selesai. Proses
rekapitulasi perolehan suara pilpres dan pileg secara berjenjang sekarang
sedang berlangsung, mulai tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga
tingkat nasional tanggal 22 Mei 2019.
Rekapitulasi
manual berjenjang itulah dasar untuk menetapkan persolehan suara
capres-cawapres, bukan hasil quick count maupun real count yang dilakukan
secara partikelir oleh berbagai lembaga survey atau tim konstestan pemilu.
Oleh karena
itu, mari kita berbartisipasi mengawasi jalannya proses rekapitulasi dengan
tetap mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan
selesainya pemungutan suara, maka selesai sudah proses kompetisi pemilu.
Polarisasi masyarakat harus diakhiri. Mari kita bersatu padu kembali, guyup
rukun sebagaimana karakter asli bangsa Indonesia. Sekali lagi, mari perkuat
ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama anak bangsa, warga negara Indonesia).
Suatu persaudaraan yang melintasi batas etnis, ras, golongan, keyakinan maupun
agama.
Sukses
pelaksanaan pemungutan suara serentak yang aman dan damai harus tercermin juga
selama proses rekapitulasi dan usai penetapan perolehan suara capres-cawapres
22 Mei nanti. Kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang maju
dan berbudaya dalam berdemokrasi.
Terkait dengan
Pilpres, kita tahu bahwa kedua capres-cawapres beserta tim sukses dan para
pendukungnya adalah para negarawan. Kedua pasang capres-cawapres dikenal
sebagai sosok patriotik dan nasionalis sejati. Tidak akan ada yang rela
Indonesia berduka hanya karena pilpres.
Untuk menatap
Indonesia ke depan lebih baik kami berharap silaturahmi diantara pasangan
capres-cawapres, para elit politik, tokoh masyarakat dan para pemuka agama yang
karena kesibukan selama masa kampanye jarang dilakukan kini dirajut kembali.(*)
Jakarta,
19/4/2019
Salam,

Robikin Emhas

Related Posts