Para Pemenang Pemilu dan Sakaratul Maut - Atorcator
Latest Update
Fetching data...

Rabu, Mei 22, 2019

Para Pemenang Pemilu dan Sakaratul Maut

Ilustrasi foto 9Jokowi/Prabowo/)
Penulis: Yanuar Prihatin

Atorcator.Com - Sekarang adalah detik-detik menjelang pencoblosan Pemilu, 17 April 2019. Khusus bagi caleg, inilah waktu yang paling menentukan dan menegangkan. Setiap caleg akan menerima takdirnya masing-masing.

Apakah kita bakal menang atau kalah? Kita berkaca pada situasi hebat yang dialami setiap manusia pada saat jelang sakaratul maut. Apa yang terjadi pada saat kematian datang?

Hanya ada dua kemungkinan yang bakal terjadi. Pertama, ada orang yang menghadapi sakaratul maut dilanda suasana kebatinan dan kejiwaan yang sangat goncang: gelisah, resah, khawatir, was was, tidak percaya diri, ragu, emosional, ketakutan, penyesalan, dan berbagai hal buruk yang secara cepat menyergap batinnya. Inilah pertanda buruk dalam sakaratul maut yang membawa hasil celaka, derita, gagal dan kalah.

Kedua, menjelang sakaratul maut ada juga orang yang mengalami suasana kebatinan yang sangat jauh berbeda: tenang, nyaman, aman, lapang, bahagia, ikhlas, pasrah, berserah diri, yakin dan senyum yang tulus. Ini adalah pertanda bagi datangnya keselamatan dan kemenangan hakiki.

Jelang pencoblosan Pemilu, apa yang berkecamuk dalam hati dan batin kita saat ini? Bila hati berada pada puncak positif sebagaimana contoh di atas, maka berbahagialah dan bersyukurlah, itu isyarat datangnya kemenangan.

Namun, jika hari ini kita justru berada dalam keadaan batin yang sangat negatif, buruk dan tidak menentu maka itu artinya kita sedang dilanda musibah dan kegelapan. Kekalahan dan kegagalan segera datang usai pencoblosan Pemilu.

Segera cek dan audit secara jujur, apa yang sesungguhnya sedang terjadi hari ini dalam batin, pikiran dan rohani kita. Jangan terprovokasi oleh suasana di luar, peta lapangan, dan kondisi terakhir di TPS masing-masing. Ini tidak ada kaitan yang nyata dengan kemenangan atau kekalahan dalam Pemilu.

Allah sudah memberikan kabar dan isyarat secara jelas di dalam diri masing-masing. Masih ada waktu, segera kembali kepada posisi batin yang terbaik: netralkan persneling kembali ke titik nol. Energi batin yang paling positif dikuatkan melalui olah batin yang panduannya sudah tersedia dalam ajaran agama.

Inilah posisi terhebat bagi seorang pemenang: menang di dalam diri mendahului kemenangan dalam pencoblosan dan penghitungan suara.


Sumber: facebook Yanuar Prihatin
  • Yanuar Prihatin Motivator CSK