Senyumnya, Kopiku Kopi Kemaren

kopiku


Penulis Puisi : A. Nawawi efendi



“KOPIKU KOPI KEMAREN”


Neng..
aku merindu harum kopi
aroma yang menyayat belulangku..
Aku merindu pahit manis kopi yang seolah menerjemah diri..


Tak usah kau pungkiri neng, 
Aku melihat di matamu masih tersisa pahit manis kopi itu..


Tak penting siapa dirimu neng,
Tapi kopi ini masih tersisa pada gelas yang katamu “aku sudah membuangnya”


Lumajang
04_02_19




“SENYUMNYA”


Senyumnya..
Mengacaukan kemampuan pemahaman kecerdasan otak..


Senyumnya..
menghadirkan pemahaman tak logis..


Senyumnya..
Mematahkan toleransi berbasis orientasi..


Lihat saja..


Rasa terasi berubah jadi spageti..


Dan tanpa sadar harus rela dibilang gila,
Karna senyum senyum sendiri.



Malang 25_12_18


Penulis adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’had Aly Al-Hikam Malang

Related Posts