Kenapa Hanya Hijab, Poligini, atau Jenggot Saja yang Diomongin?

 

Hijab

Penulis: Sumanto
Al Qurtuby
Atorcator.Com –
Jika kita bertanya kepada kelompok hijaber/jilbaber, poliginier,
atau jenggoter tentang kenapa mereka berhijab, berpoligini, atau berjenggot,
jawaban mereka pasti kompak sama: karena hal itu diperintahkan oleh Allah dan
Nabi Muhammad, dipraktikkan oleh Nabi jadi dalam rangka “nyunah
rasul”, atau karena ada dalil/ayatnya?
Yang membuat
saya bertanya-tanya adalah: kenapa para hijaber/jilbaber, poliginier, atau
kaum jenggoter tadi sama sekali tidak tertarik dan tergerak hatinya untuk
mempraktikkan atau mengamalkan perintah-perintah Allah yang lain, ayat-ayat
Al-Qur’an yang lain, praktik-praktik Nabi Muhammad yang lain? Kenapa? Kenapa?
Konon ada 6.666
ayat dalam Al-Qur’an (jujur saya belum pernah mengitung langsung secara manual)
dan ada ratusan ribu Hadis (apalagi Hadis nggak pernah menghitung sama sekali)
yang tersebar di berpuluh-puluh kitab hadis babon yang dikoleksi oleh para
ulama Sunni, Shiah, Ibadi, dlsb.
Kenapa mereka
berapi-api atau mulut mereka berbusa-busa kalau ngomong soal hijab, poligini,
atau jenggot tapi tidak pada persoalan-persoalan lain?
Bukankah
Al-Qur’an dan Nabi juga memerintahkan umatnya untuk membaca, menuntut ilmu,
bertutur sapa yang baik, melindungi dan merawat alam jangan malah merusaknya,
menjaga kebersihan, menghormati orang lain dan sesama mahluk, menghargai
hak-hak dasar orang lain, bersikap bijak, berbuat fair dan adil, menghormati
yang tua, menegakkan perdamaian, peduli dengan kemanusian, dlsb dlsb. Al-Qur’an
dan Nabi juga melarang umatnya untuk saling mengfitnah, menyebar kebohongan,
nyolong, dlsb.   
Kenapa semua
itu diabaikan? Kenapa mereka, misalnya, tidak teriak-teriak lantang menyuarakan
pentingnya menegakkan kemanusiaan dan toleransi keberagaman dan keberagamaan?
Kenapa mereka tidak teriak lantang anti praktik nyolong dan nggarong? Kenapa
mereka tak terusik sedikit pun menyuarakan pentingnya menjaga ekosistem dan
lingkungan hidup? Meskipun semua itu banyak dalilnya.
Kira-kira
kenapa Bang Haji? Kenapa hanya persoalan sehelai kain, sengencuk kawin, dan serambut
jenggot saja yang dibahas dan dibesar-besarin Bang Haji? Kenapa eh kenapa?
Kira-kira
kenapa Mas Slank? Ayo nyanyikan lagu “Balikin” supaya Islam (dan juga
tanah rakyat) balik ke jalur yang benar

Related Posts