Deddy Corbuzier: Semoga Anda Orang yang Beruntung Itu

Penulis: KH. DR. Miftah el-Banjary, MA
Jumat 21 Juni 2019 19:14

Ilustrasi foto/Tempo



Atorcator.Com – Rasulullah shallallahu alaihi wassalam pernah mendoakan agar cahaya hidayah Islam jatuh pada salah satu diantara dua orang yang sama-sama mulia nasabnya, hebat pengaruhnya di masyarakat, dikenal pemberani dan kuat pendiriannya. 


Pilihan itu terdiri dari ada dua orang kandidat, yang memiliki karakter yang hampir sama juga nama yang persis sama. Pertama Umar bin Khattab, kedua Umar bin Hasyim (Abu Jahal).


Akhirnya, Allah berkehendak yang mendapatkan hidayah jatuh pada seorang yang bernama Umar bin Khattab. 


Terbukti, setelah keislaman Umar bin Khattab terbukti menjadi kekuatan Islam dan menjadi daya magnet sahabat lainnya turut memeluk Islam.


Barangkali ada yang bertanya, “Mengapa tidak keduanya saja yang dijadikan muslim selesai, perkara?!” 


Memang jika Allah menghendaki “Kun Fayakun!” tidak ada yang tidak terwujud. Seketika terjadi. 


Baik Umar bin Khattab maupun Umar bin Hasyim alias Abu Jahal bisa saja menjadi muslim secara bersamaan dalam satu waktu doa nabi terkabul sekaligus, mereka berdua bersatu menjadi kekuatan Islam, maka seketika seluruh penduduk kota Makkah menerima Islam dalam waktu relatif singkat. 


Tidak ada embargo, tidak ada penyiksaan kaum beriman dari kalangan budak muslim. Rasulullah pun tidak perlu hijrah ke Madinah. 


Mungkin juga tidak akan ada sejarah peperangan yang menelan banyak korban, bukan? 


Namun, Allah tidak menghendaki Islam berjaya tanpa proses dan perjuangan panjang. 


Islam memberikan ruang bagi siapa saja yang ingin memeluk Islam dengan akal dan pikirannya yang terbuka. 


Islam bukan agama dogmatis yang asal orang beriman dan percaya saja. Tidak! Islam tidak seperti itu.


Islam membuka tantangan bagi siapa saja yang ingin mengurai kebenaran yang ada di dalamnya. 


Siapa saja boleh mencari fakta kebenaran dalam Islam, baik melalui pendekatan ilmiah maupun pendekatan hikmah, pendekatan ayat-ayat ilahiyyah (al-Qur’an) atau pun ayat-ayat kaunyyiah (sains).


Oleh karena itulah, Umar masuk Islam disebabkan dua hal di atas, melalui ayat-ayat ilahiyyah sekaligus ayat-ayat kauniyyah, melalui perenungan terhadap kejadian alam semesta dari surah Thaha yang dibacakan oleh adiknya Fathimah binti Khattab.


Umar bin Khattab masuk Islam disebabkan dua hal, yaitu hasil dari akal logika yang tercerahkan sekaligus pintu hidayah yang tercurahkan. 


Jika dua hal ini menyentuh ke dalam dada seseorang, insya Allah dapat dipastikan dia kelak menjadi seorang muslim yang kaffah dan kuat mempertahankan keislamannya. Dan terbukti, Umar bin Khattab memperoleh dua keberuntungan itu.


Kabar menggembirakan datang dari seorang figur publik Deddy Corbuzier yang alhamdulillah telah menyatakan keislamannya. 


Konon kabarnya, sebelumnya ia telah mempelajari Islam selama kurang lebih 8 bulan, hingga akhirnya mengucapkan ikrar dua kalimah syahadat.


Teiring doa saja semoga Om Deddy Corbuzier istiqamah dalam meyakini keyakinan barunya sebagai agama hanif yang menyelamatkan di dunia dan akhirat. 


Semoga beliau senantiasa diberikan taufik dan hidayah menjalankan semua perintah agama sesuai yang disyariatkan. 


Semoga Anda termasuk orang yang memperoleh keberuntungan itu. 


Amin ya Rabb alamien.


Dari saudara barumu.


  • KH. DR. Miftah el-Banjary, MA Penulis National Bestseller | Dosen | Pakar Linguistik Arab & Sejarah Peradaban Islam | Lulusan Institute of Arab Studies Cairo Mesir.

Related Posts