Perbedaan Lafaz Khalaqa, Fathara dan Ja’ala

Penulis: KH. M Afifuddin Dimyathi

Senin 15 Juli 2019 06:00
Alquran

Dalam tinjauan makna al Quran,


1- Khalaqa bermakna


“menciptakan sesuatu (yang belum ada sebelumnya) dari sesuatu”, ini misalnya ditunjukkan oleh Ali Imron ayat 49:

ۖ أَنِّىٓ أَخْلُقُ لَكُم مِّنَ ٱلطِّينِ كَهَيْـَٔةِ ٱلطَّيْرِ


“yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung”.


Dan sesuatu yang tercipta ini belum pernah ada sebelumnya, bukankah “manusia” yang tercipta, belum pernah ada sebelumnya?


al Alaq ayat 2:

خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ

“Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah”



2- Fathara bermakna menciptakan sesuatu dari tidak ada, atau menciptakan pertama kali,
ini bisa dilihat dalam surah Fathir ayat 1:

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ

“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi”.



3- Ja’ala bermakna mengubah kejadian sesuatu yang sudah ada ke kejadian lain, seperti dalam surah Yasin ayat 80:

ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلْأَخْضَرِ نَارًا

“yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau”.



Kayu diubah kejadiannya menjadi api.


Atau dalam surah Yunus ayat 5:

هُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ ٱلشَّمْسَ ضِيَآءً وَٱلْقَمَرَ نُورًا

“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya”.


Matahari dijadikan bersinar, dan bulan dijadikan bercahaya.



Wallahu A”lam


  • KH. M Afifuddin Dimyathi Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang dan Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya

Related Posts