Indonesia Sudah Lama Merdeka Tapi Kok Seolah-olah Masih Hidup di Negara yang Belum Merdeka

Penulis: Moh. Syahri
Sabtu 17 Agustus 2019



Atorcator.Com – Merdeka dari segala aspek kehidupan. Di hari kemerdekaan ini semoga kekuasaan dan kekayaan alam Indonesia tak dipegang orang jahat yang terus menerus menindas rakyat. Semoga terus ada kesadaran kemanusiaan, kesadaran nilai, kesadaran untuk memacu pertumbuhan keadilan sosial. Tanpa ini semua tetaplah para pemodal yang menjadi pemenang bukan rakyat Indonesia. Semoga tak lagi ditemukan pelanggaran nilai kemanusiaan.


Negara ini sudah 74 tahun merdeka, merdeka dari serangan-serangan militer yang memukul mundur rakyat Indonesia yang mempertahankan daerahnya masing-masing. Tapi hari ini terasa ada serangan lagi, tanah-tanah mereka dirampas, dikuasai oleh orang-orang yang sebenarnya tak punya hak tapi sukanya merampas hak. Kebersihan perilaku masih sulit ditemukan. Mereka masih suka bergandengan tangan dengan penghianat, penyokong penculik dan pemodal keji yang bertopeng menjadi pemuka bangsa demi tujuan-tujuan tertentu.


Hari kemerdekaan Republik Indonesia tak cukup hanya dijadikan seremonial belaka. Harus ada tindakan nyata. Harus ada pembelaan nyata kepada kehidupan yang layak untuk dibela. Satu-satunya harapan untuk memecahkan adalah pemerintah yang sudah dianggap sah.


Betapa banyak orang pintar tapi perilakunya bodoh. Betapa banyak orang berilmu tapi tak bisa dijadikan teladan, lantaran hanya dianggap dukun. Sesekali melihat betapa banyak orang kaya tapi pelitnya minta ampun. Lantas dari manakah bangsa ini menjadi bangsa “Baldatun thoyyibatun wa robbun Ghafur”? Kita hanya bisa berharap sesekali kita sambil introspeksi diri.


Sudah saatnya kita mengingat kembali catatan Nelson Mandela “long walk to freedom” (jalan panjang kemerdekaan). Dari catatan ini Taufiq Wr Hidayat seorang penulis asal Banyuwangi menyadarkan kita bahwa kemerdekaan tidak pernah jatuh dari surga. Melainkan diraih, diperjuangkan, bahkan direbut. Karenanya harus ingat bahwa ada korban yang tak boleh dilupakan atas tegaknya suatu bangsa. Begitu juga dengan bangsa ini.


Lantas kenapa bangsa ini masih banyak korban? Bangsa ini sudah merdeka. Patut kita syukuri bersama. Namun yang harus diperbaiki dari bangsa ini adalah cara hidup kita sendiri yang seolah-olah merasa hidup di negara yang belum merdeka.


Selamat Ulang Tahun yang ke 74 Republik Indonesia


Moh. Syahri Founder Atorcator | Santri Darul Istiqomah Batuan Sumenep Madura

Related Posts