Bagian (1) Kisah Isro’ Mi’roj Dalam Kitab I’anah Al Muhtaj Fi Qisshoti Al Isro’ Wa Al Mi’roj

nu.or.id

Karya: KH Ahmad Abdul Hamid- Kendal

Tahun : 1952 , Halaman: 15 -18
………………………………………….

Atorcator.Com – Adapun sebab mi’roj dimulai ketika Bumi dan Langit berdebat. Langit
berkata, “Hai Bumi, kau dan aku lebih utama diriku”. Bumi tak mau kalah. Ia
menjawab, “Tentu lebih utama diriku. Sebab, di tempatku ada samudera dan
beraneka kekayaan alam”.
Langit mendebat, “Diriku adalah
tempat Surga, Arsy, Kursi, Baitul Makmur, tempat ibadah Para Malaikat dan arwah
orang-orang beriman”.
Bumi menjawab lagi, “Tetap lebih
utama diriku. Sebab makhluk Gusti Allah SWT yang paling mulia yaitu Kanjeng
Nabi Muhammad SAW bertempat di diriku. Juga menjalankan syariat Islam di atas
diriku”.
Langitpun terdiam, tidak mampu
menjawab lagi karena merasa kalah. Ia berdoa, “Ya Allah, semoga kiranya Engkau
berkenan mendatangkan kekasihMu, Kanjeng Nabi Muhammad SAW ke langit, sehingga
hamba bisa sepadan dengan hambaMu si Bumi”.
Kemudian Gusti Allah SWT
memerintahkan Malaikat Jibril AS untuk mengambil Buroq di Surga. Malaikat
Jibril AS segera masuk ke surga. Di sana ada 40.000 Buroq yang sedang
bertebaran di taman-taman surga. Di setiap dahinya terdapat stempel yang
bertuliskan “Lailaha illallah Muhammad rosulullah”.
Di sana Malaikat Jibril AS melihat
ada satu Buroq yang tampak sangat bersedih, menundukkan kepalanya sambil terus
menangis berderaian air mata. Malaikat pun bertanya, “Hai Buroq, ada apa
gerangan dirimu, mengapa tidak seceria teman-temanmu yang lain?”
Buroq menjawab, “Wahai Jibril, aku
menangis sedih seperti ini karena sudah 40.000 tahun mendengar nama Muhammad.
Aku sangat merindukan orang yang memiliki nama itu. Hingga bertahun-tahun aku
tak berselera makan dan minum, karena sakit rindu”.
Lalu Malaikat berkata, “Hai Buroq,
janganlah engkau bersedih. Aku akan mempertemukanmu dengan manusia agung yang
kau rindukan. “
Seketika Buroq tersenyum ceria
berseri. Kemudian, dipasanglah seperangkat pelana dan kendali. Dibawa Malaikat
Jibril AS ke dunia. Kanjeng Nabi Muhammad SAW menaiki Buroq sambil dikawal oleh
Malaikat Jibril AS di sisi kanan, dan Malaikat Mikail AS di sisi kiri.
……………………………………………………

Diterjemahkan oleh Shuniyya
Ruhama
 
dengan penyesuaian redaksi dan gaya bahasa …

Allahumma Sholli Ala Sayyidina
Muhammad …


Baca juga



Related Posts